Intel telah menjalankan misi diam-diam untuk mengubah unit foundry-nya menjadi bisnis yang serius. Pada hari Selasa, perusahaan ini mendapat potensi terobosan — setidaknya di atas kertas.
Intel Corporation, INTC
Bloomberg melaporkan bahwa Apple telah mengadakan diskusi awal dengan Intel mengenai penggunaan fasilitas manufaktur chip-nya untuk memproduksi prosesor bagi perangkat Apple. Berita ini mendorong Intel naik 3,4% dalam perdagangan pra-pasar, dengan saham mencapai $99,06.
Pergerakan tersebut membantu Intel memulihkan kerugian dari sesi sebelumnya, yang memang berat bagi saham tersebut.
Intel dan Apple sama-sama menolak berkomentar ketika dihubungi pada Selasa pagi. Samsung, yang juga dilaporkan sedang dalam pembicaraan dengan Apple, juga tidak merespons.
Pendekatan Apple tidak terbatas pada Intel. Perusahaan ini juga telah berhubungan dengan Samsung, menurut Bloomberg. Eksekutif Apple dilaporkan mengunjungi pabrik fabrikasi semikonduktor baru Samsung yang sedang dibangun di Taylor, Texas.
Saham Samsung bereaksi kuat. Di Seoul, sahamnya ditutup naik 5,4% pada rekor tertinggi KRW232.500.
Pembicaraan yang dilaporkan tersebut masih dalam tahap awal dan belum ada keputusan yang dibuat, demikian dicatat laporan Bloomberg.
Intel telah menggelontorkan miliaran dolar untuk membangun bisnis foundry-nya, memposisikan diri sebagai alternatif berbasis AS untuk Taiwan Semiconductor Manufacturing. Namun sejauh ini, Intel kesulitan mendapatkan klien eksternal besar.
Kemitraan paling menonjol hingga saat ini adalah dengan Terafab milik Elon Musk, yang didirikan untuk melayani Tesla dan perusahaan-perusahaan terkait Musk lainnya. Detail dari kesepakatan tersebut masih belum jelas.
Sebuah kesepakatan dengan Apple akan berada pada skala yang sama sekali berbeda. Apple menggunakan chip yang dirancang khusus — dikenal sebagai prosesor seri M dan A — di seluruh iPhone, iPad, dan Mac. Chip-chip tersebut saat ini hampir seluruhnya diproduksi oleh TSMC.
Bloomberg secara khusus mencatat bahwa diskusi tersebut mencakup kemungkinan Intel memproduksi prosesor utama Apple, yang akan menjadi jenis kontrak paling berharga yang bisa diraih Intel.
Intel disorot sebagai pilihan saham Barron's bulan lalu ketika saham diperdagangkan di sekitar $64. Saham tersebut telah naik cukup signifikan sejak saat itu.
TSMC naik tipis 0,99% pada hari Selasa. Perusahaan ini telah lama menjadi produsen andalan Apple dan tetap menjadi pemain dominan dalam produksi chip canggih.
Langkah Apple yang dilaporkan untuk mendiversifikasi rantai pasokan chip-nya muncul di tengah industri teknologi yang lebih luas tengah memikirkan ulang ketergantungan pada pemasok tunggal.
Apakah Intel atau Samsung pada akhirnya berhasil mendapatkan bisnis Apple masih harus ditunggu. Untuk saat ini, pasar telah memutuskan bahwa rumor saja sudah bernilai sesuatu.
The post Intel (INTC) Stock Rises on Report of Apple Chip Manufacturing Talks appeared first on CoinCentral.


