Harga XRP tetap berada dalam kisaran yang sama seperti beberapa minggu terakhir. Pada saat penulisan ini, harga XRP telah naik sebesar 1,86% dalam sehari terakhir, namun masih belum mampu menembus resistensi $1,60. Meski demikian, di balik kelesuan yang tampak ini, terdapat pergeseran signifikan yang sedang terjadi di Binance, bursa kripto terkemuka di dunia berdasarkan volume perdagangan.
Dalam postingan QuickTake di CryptoQuant, analis Amr Taha berbagi pembaruan mengenai pasar XRP di bursa Binance. Indikator yang relevan dalam skenario ini adalah metrik XRP Binance Whale vs Retail Spread.
Sebagai konteks, metrik ini mengukur perbedaan antara arus keluar berukuran besar (whale) dan arus keluar berukuran kecil (ritel) di Binance. Sebagai perluasan dari fungsi utamanya, metrik ini digunakan untuk mengetahui apakah aktivitas pasar lebih didorong oleh whale atau oleh trader ritel.
Dalam postingan QuickTake tersebut, Taha mengungkapkan bahwa metrik Whale vs Retail Spread telah turun ke sekitar 88,8%, menandai salah satu pembacaan terlemah yang ditunjukkan indikator ini sejak 2024. Pakar kripto ini mencatat bahwa, meskipun pembacaan saat ini masih cukup positif, penurunan yang signifikan dari level tertingginya sekitar 94% tetap tidak bisa diabaikan.
Menariknya, periode di mana spread berada di atas 94% sering kali mencerminkan aktivitas ritel yang lebih kuat. Ketika pelaku ritel (salah satu kelompok investor yang paling reaktif) semakin aktif melakukan transaksi, hal ini menggambarkan gambaran sejajar dari meningkatnya aktivitas spekulatif. Tren historis menunjukkan bahwa hal ini berkontribusi pada perilaku harga XRP yang bullish.
Taha lebih lanjut menyatakan bahwa, dari perspektif siklus pasar, kesenjangan antara pembacaan saat ini dan zona 94%+ sebelumnya semakin melebar. Ini menunjukkan bahwa pola arus keluar di Binance semakin menyimpang dari pola yang biasanya diamati di pasar yang digerakkan oleh ritel, terutama mendekati puncak siklus.
Meski demikian, ini belum tentu merupakan sinyal bearish bagi XRP, karena hal ini hanya mengimplikasikan bahwa pasar akan kehilangan sebagian spekulasi ritel dan kekuatan yang sering dibawanya. Oleh karena itu, jika kondisi makro tetap stabil, harga XRP mungkin hanya akan mengalami kelemahan jangka menengah, tidak cukup untuk memicu siklus bearish. Pada saat berita ini ditulis, harga XRP berada di $1,41, naik 2,28% dalam 24 jam terakhir.

