MVRV Z-Score dan data ETF menunjukkan siklus Bitcoin telah berubah secara struktural, dengan institusi menyerap exchange float.MVRV Z-Score dan data ETF menunjukkan siklus Bitcoin telah berubah secara struktural, dengan institusi menyerap exchange float.

Data On-Chain Buktikan Siklus Bitcoin Telah Berubah

2026/05/15 09:00
durasi baca 3 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Bitcoin (BTC) sedang bergerak keluar dari pola siklus yang telah mendefinisikan setiap puncak harga sebelumnya. Data on-chain menunjukkan metrik yang biasanya menandai puncak sebelumnya kini tetap tenang, meski BTC berada di atas US$81.000.

MVRV Z-Score, saldo exchange, dan kepemilikan exchange-traded fund (ETF) spot mengindikasikan adanya pergeseran struktural, bukan fase siklus akhir seperti biasanya. Sinyal dari ritel tetap sunyi sedangkan akumulasi institusi justru memecahkan rekor tertinggi.

Siklus Bitcoin: MVRV Z-Score yang Tidak Pernah Aktif

MVRV Z-Score mengukur selisih antara market value dan realized value Bitcoin. Angka di atas 6 secara historis menandai puncak siklus. Angka mendekati nol biasanya menandakan fase akumulasi.

Data dari Glassnode menunjukkan metrik ini mencapai puncak mendekati 3,5 pada reli pasca-halving. Angka ini jauh di bawah skor 12, 11, dan 7 yang menjadi batas akhir siklus tahun 2013, 2017, dan 2021.

Siklus-siklus sebelumnya mengalami puncak harga saat Z-Score menembus zona merah di atas angka 6. Puncak tahun 2017 tercetak di angka 10. Puncak tahun 2021 tercatat mendekati 7. Di siklus saat ini, belum pernah mendekati nilai tersebut.

Per 14 Mei 2026, Z-Score berada dekat angka 1. Sinyal yang selalu muncul di fase euforia sebelumnya justru diam sepanjang pergerakan dari level terendah tahun 2022.

BTC MVRV Z-Score | Sumber: Glassnode

Agar metrik ini mengonfirmasi puncak klasik, nilainya harus kembali menembus di atas 3,5. Dalam sejarahnya, pergerakan berkelanjutan menuju 6 mendahului koreksi berjangka beberapa bulan.

Kompresi ini mengindikasikan bahwa realized capitalization tumbuh cukup cepat untuk menyerap kenaikan harga. Divergensi mania yang jadi ciri khas puncak sebelumnya belum terlihat kali ini.

Pasokan di Exchange Terus Menyusut

Grafik saldo exchange juga menunjukkan adanya perubahan struktur dari sisi suplai. Glassnode mencatat jumlah total BTC yang berada di exchange yang dipantau sepanjang sejarah pasar.

Cadangan sempat mencapai puncak di atas 3,3 juta BTC pada awal 2022. Sejak itu, jumlah tersebut terus turun dan berada di kisaran 3 juta BTC pada Mei 2026.

Di sisi lain, harga justru naik dalam periode yang sama. Bitcoin menembus puncak siklus sebelumnya dan sempat mencapai US$126.000 pada Oktober 2025, di saat pasokan BTC di exchange terus berkurang.

Saldo BTC di Exchange | Sumber: Glassnode

Pasokan yang menurun bersamaan dengan harga yang naik menandakan para pembeli memindahkan koin langsung ke penyimpanan mereka. Pola ini sesuai dengan sinyal akumulasi whale dari kelompok wallet besar.

Agar tren ini berubah arah, saldo exchange perlu kembali naik di atas 3,2 juta BTC. Ini mengindikasikan distribusi dari para holder yang telah mengumpulkan koin selama tiga tahun terakhir.

ETF Bitcoin Spot Kini Memegang Sekitar 1,3 Juta BTC

ETF Bitcoin spot AS belum ada sebelum Januari 2024. Data agregat kepemilikan dari Glassnode menunjukkan kelompok ini sekarang memegang hampir 1,3 juta BTC.

Angka tersebut mewakili sekitar 6,5 persen dari pasokan beredar. IBIT milik BlackRock masih menjadi dana terbesar, diikuti oleh FBTC dari Fidelity dan produk gabungan milik Grayscale.

Akumulasi terus berlanjut bahkan ketika harga stagnan, yang menunjukkan keputusan alokasi, bukan perilaku kejar harga oleh ritel. ETF telah menyerap BTC dengan laju yang sering melampaui suplai hasil mining harian.

Pembeli marjinal saling berebut koin yang tersedia semakin sedikit jumlahnya. Perhitungan inilah yang menjelaskan kenapa harga bisa naik tanpa partisipasi on-chain besar seperti siklus sebelumnya.

Saldo ETF Bitcoin Spot AS | Sumber: Glassnode

Tapi, argumen ini lebih bersifat struktural, bukan arah harga. Kekuatan yang meredam euforia ritel juga bisa meredam koreksi di fase akhir siklus seperti biasanya.

Aliran ETF bisa berbalik arah sewaktu-waktu. Kepemilikan institusi yang terkonsentrasi membawa risiko baru yang terkait dengan penyesuaian alokasi portofolio dan kondisi likuiditas makroekonomi.

Data ini menunjukkan bahwa batas historis mungkin tidak lagi relevan untuk pasar saat ini.

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

Debut Global KAIO

Debut Global KAIODebut Global KAIO

Nikmati trading KAIO 0 biaya dan ikuti ledakan RWA