Starbucks tumbuh sebesar 40.000% sejak IPO tahun 1992. Wall Street bersorak ketika CEO Brian Niccol mengumumkan 300 PHK lagi.Starbucks tumbuh sebesar 40.000% sejak IPO tahun 1992. Wall Street bersorak ketika CEO Brian Niccol mengumumkan 300 PHK lagi.

Kebiasaan Ngopi US$5 yang Tumbuh 40.000%, namun Wall Street Tetap Sorak Terkait PHK

2026/05/16 21:49
durasi baca 3 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Starbucks (SBUX) telah mengalami pertumbuhan sekitar 40.000% sejak IPO pada tahun 1992, sehingga investasi US$10.000 kini menjadi hampir US$4.000.000.

Pada hari Jumat, perusahaan yang membukukan rekor tersebut memberi tahu 300 pekerja kantor bahwa mereka diberhentikan, mengambil biaya restrukturisasi sebesar US$400 juta, namun harga sahamnya tetap naik. Wall Street menilai langkah ini sebagai langkah yang tepat.

Reli 408x Berkat Kebiasaan Senilai US$5

Starbucks go public pada 26 Juni 1992 dengan harga US$17 per saham. Setelah enam kali stock split 2-untuk-1, harga tersebut setara dengan sekitar US$0,26. Harga penutupan saham pada Jumat kemarin mendekati US$106,79, membuat kapitalisasi pasarnya sekitar US$121,7 miliar.

Perbandingan price-to-earnings sekarang mencapai sekitar 408 kali lipat level IPO, bahkan sebelum memasukkan dividend yield sebesar 2,32%.

Performa Saham Starbucks Corporation (SBUX)Performa Saham Starbucks Corporation (SBUX) | Sumber: TradingView

Agar bisa menyamai pencapaian Starbucks, Bitcoin perlu naik sekitar 400x dari harga hari ini, sehingga trader aset kripto bisa benar-benar merasakan betapa besarnya pertumbuhan tersebut.

Pertumbuhan ini bisa bertahan melewati krisis 2008, pandemi, dan guncangan inflasi di tahun 2022. Selain itu, Starbucks juga berhasil melalui dua kali pergantian CEO dan penurunan penjualan toko yang cukup lama.

SBUX sudah naik 26% sejak awal tahun 2026, sehingga kembali mengingatkan bahwa aset yang “membosankan” terkadang bisa mengalahkan aset yang lebih ramai dan debat antara aset kripto dan saham jarang berakhir seperti yang banyak orang bayangkan di Twitter.

Kebangkitan di Balik Rekor Baru

Rencana Niccol “Back to Starbucks” akhirnya terlihat dalam angka pada bulan lalu. Pendapatan Q2 FY26 naik 9% menjadi US$9,53 miliar, melebihi estimasi pasar.

Penjualan toko yang sama secara global naik 6,2%, sedangkan di Amerika Utara meningkat 7,1% didukung kenaikan transaksi sebesar 4,4%. Ini adalah kuartal pertama dalam lebih dari dua tahun di mana pendapatan dan laba sama-sama tumbuh.

Manajemen menaikkan proyeksi pertumbuhan penjualan toko yang sama untuk setahun penuh menjadi setidaknya 5%, dari target sebelumnya sebesar 3%. Selain itu, Starbucks menegaskan akan membuka 600 hingga 650 kedai kopi baru secara bersih di tahun fiskal 2026.

Saat ini, mereka sudah punya lebih dari 41.000 gerai di seluruh dunia. Penjualan joint-venture di Cina juga berhasil membebaskan dana tunai sekitar US$3,1 miliar, yaitu manuver infrastruktur yang sering coba ditiru oleh dunia kripto.

Pemutusan Hubungan Kerja yang Diganjar Wall Street

Pada 15 Mei, Starbucks mengumumkan akan memangkas 300 posisi kantor di AS pada departemen pemasaran, sumber daya manusia, dan rantai pasok serta menutup beberapa kantor dukungan regional. Pekerja kedai kopi tidak terdampak kebijakan ini.

Langkah ini akan menimbulkan biaya restrukturisasi sebesar US$400 juta, yang terdiri dari penurunan nilai aset jangka panjang sebesar US$280 juta dan uang pesangon tunai sebesar US$120 juta.

Ini adalah pemangkasan korporat ketiga yang dilakukan Niccol sejak menjabat, dan Jim Cramer memandang hal tersebut sebagai strategi persiapan di CNBC.

Pasar masih menilai SBUX sekitar 81 kali laba, sebuah rasio yang mengasumsikan mesin pertumbuhan compounding mereka akan terus berjalan.

Babak selanjutnya dari kisah perusahaan konsumen di pasar publik, yang kini performanya sudah menyamai 34 tahun terakhir, sangat bergantung pada apakah strategi margin Niccol bisa membawa serangan baru atau malah hanya menjadi upaya bertahan yang biayanya mahal untuk nama yang sudah overpriced.

Subscribe ke channel YouTube kami untuk menonton pemimpin dan jurnalis memberikan wawasan ahli

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

Bukan Ahli Grafik? Tetap Untung

Bukan Ahli Grafik? Tetap UntungBukan Ahli Grafik? Tetap Untung

Salin trader top dalam 3 detik dengan auto dagang!