Laporan yang mengklaim Costco mengeluarkan peringatan resesi terbaru ramai dibahas akhir pekan ini, tapi komentar yang dikutip dari mantan CFO Richard Galanti sebenarnya berasal dari panggilan pendapatan tahun 2023.
Galanti menyampaikan komentar tersebut saat panggilan pendapatan kuartal ketiga Costco pada Mei 2023. Ia menyoroti adanya pergeseran dari daging sapi ke protein yang lebih murah seperti ayam kaleng dan tuna. Ia mengaitkan pola ini dengan perlambatan ekonomi di masa lalu pada tahun 1999, 2000, serta 2008 sampai 2010.
Galanti mengundurkan diri dari posisi CFO pada Maret 2024 setelah hampir empat dekade bekerja di perusahaan tersebut. Sejak saat itu, Gary Millerchip menjabat sebagai CFO dan dalam panggilan pendapatan terbarunya ia tidak menyampaikan peringatan serupa.
Manajemen Costco telah menjelaskan bahwa pengeluaran anggota tetap relatif konsisten selama panggilan Q1 dan Q2 untuk tahun fiskal 2026.
Pertumbuhan pada potongan daging yang lebih mahal justru melampaui protein yang lebih murah, sehingga bertentangan dengan narasi penurunan kualitas belanja yang tersebar di media sosial.
Harga daging sapi di Amerika Serikat berada di rekor tertinggi. Daging sapi cincang rata-rata sekitar US$6,70 per pon di Maret 2026. Sapi hidup diperdagangkan mendekati US$2,58 per pon pada bulan yang sama.
Populasi sapi di AS turun ke level terendah dalam 75 tahun akibat kekeringan berkepanjangan dan kenaikan biaya pakan. Presiden Donald Trump menunda perintah eksekutif bulan ini yang seharusnya melonggarkan pembatasan impor daging sapi untuk menurunkan harga.
Latar belakang ini membuat cuplikan tahun 2023 yang beredar kembali terasa relevan, walaupun data dasarnya sudah berubah.
Pola ini mencerminkan sinyal ekonomi makro viral lain yang muncul lagi baru-baru ini. Produksi kardus di AS turun lebih dari 8% pada kuartal pertama 2026. Penurunan sebesar ini biasanya mendahului resesi di AS.
Sementara itu, Goldman Sachs menaikkan peluang resesi AS dalam 12 bulan ke depan hingga 30% pada bulan Maret. Bank tersebut menyebutkan adanya guncangan harga minyak dan kondisi keuangan yang lebih ketat.
Peluang resesi AS menurut Polymarket di akhir tahun berada di kisaran 23%. Tingkat ini jauh di bawah tingkat kepanikan yang tercatat awal tahun ini.
Subscribe ke channel YouTube kami untuk menyaksikan para pemimpin dan jurnalis memberikan wawasan ahli


