Harga Bitcoin (BTC) berada di dekat US$76.875 dengan tekanan jual yang mulai mereda serta pola breakout yang mulai terbentuk, namun dompet whale terbesar dan Smart Money Index justru menunjukkan arah sebaliknya.
Setup ini terjadi setelah reli 27% antara 29 Maret hingga 6 Mei yang berhenti di dalam channel miring ke bawah. Apakah bull dapat merebut kembali zona breakout sekarang tergantung pada apakah ketenangan ritel bisa bertahan lebih lama dibandingkan distribusi yang terus-menerus dari pelaku besar.
Bitcoin membentuk pola bull flag setelah reli lebih dari 27% antara 29 Maret hingga 6 Mei. Pola ini membentuk channel pendek yang menurun, biasanya muncul setelah kenaikan tajam, serta sering kali menandakan kelanjutan menuju breakout.
Ingin lebih banyak insight token seperti ini? Daftarkan diri Anda ke Daily Crypto Newsletter Editor Harsh Notariya di sini.
Garis tren bawah dari flag tersebut kini mendapat tekanan langsung ketika BTC menguji batas support. Namun, volume penjualan terlihat menurun secara signifikan sejak 15 Mei, mengisyaratkan bahwa bear mungkin mulai kehilangan tenaga dan pola breakout masih bertahan.
Mendukung pembacaan teknikal tersebut, data on-chain dari Binance Research menunjukkan bahwa pasokan makin ketat di empat metrik. Hampir 60% pasokan Bitcoin belum berpindah selama lebih dari satu tahun, sedangkan saldo Bitcoin di exchange turun menjadi 15,0% dari puncak era COVID yang sebesar 17,6%.
MVRV holder jangka pendek, yaitu metrik yang membandingkan nilai koin pembeli terbaru dengan harga belinya, telah kembali naik di atas 1,0. Data tersebut mengindikasikan bahwa pemain baru mungkin sedang mencatat sedikit keuntungan tak terealisasi untuk pertama kalinya sejak November 2024.
Batas bawah dari flag ini pun terlihat memiliki bantalan struktural berkat pengetatan pasokan, sehingga skenario breakout tetap terbuka. Tetapi, apakah kelompok terbesar akan setuju, menjadi pertanyaan tersendiri.
Penurunan volume hanyalah sebagian dari cerita ini. Dua sinyal kelompok Bitcoin terbesar bergerak ke arah berlawanan sejak Februari.
Wallet yang memegang antara 100.000 hingga 1.000.000 BTC terus menurunkan porsinya dari 3,46% pada 20 Februari menjadi 3,31% per 18 Mei. Penurunan ini hampir berlangsung secara linear tanpa ada pembelian yang berarti, menandakan whale Bitcoin terbesar mungkin melakukan distribusi setiap kali harga memantul selama hampir tiga bulan.
Yang menarik, tidak ada pembelian berarti saat harga Bitcoin sendiri naik ke puncak awal Mei, yang menunjukkan bahwa holder besar masih melihat fase ini sebagai fase yang lemah. Pola ini justru menantang narasi breakout yang dibangun oleh meredanya tekanan jual.
Smart Money Index, indikator yang membandingkan aktivitas trading saat pembukaan dengan penutupan untuk melacak niat investor berpengetahuan, juga memperkuat kehati-hatian pasar. Indeks tersebut turun di bawah garis sinyalnya pada 15 Mei, menjadi penembusan tegas pertama sejak 26 Maret.
Penurunan sebelumnya di akhir April memang cepat pulih. Tapi, penurunan terbaru ini terlihat lebih tajam dan belum pulih kembali, dengan harga Bitcoin turun sekitar 5% sejak breakdown itu dimulai.
Walaupun tekanan jual ritel menurun, wallet terbesar dan indikator smart money sama-sama cenderung lebih berhati-hati. Ini membuat grafik harga menjadi penentu utama apakah breakout masih berpeluang terjadi.
Harga Bitcoin saat ini berada di antara dua level teknikal kunci. Zona tersebut diambil dari swing low di US$64.884 hingga swing high di US$82.830.
Retracement 0,236 di US$78.595 menjadi batas atas jangka pendek untuk kenaikan. Level 0,382 di US$75.975 menjadi pertahanan pertama untuk harga saat ini.
Penutupan harian di bawah US$75.975 bisa mendorong BTC turun ke zona 0,5 di US$73.857. Level ini dapat menggugurkan skenario breakout. Jika turun lagi di bawah 0,618, yaitu US$71.739, maka pola breakout benar-benar terinvalidasi.
Di sisi atas, support garis tren atas pada pola flag berada dekat US$81.665. Jika harga berhasil merebut kembali level ini dan menembus swing high di US$82.830, maka breakout akan terkonfirmasi, reli 27% bisa berlanjut, dan kemungkinan akan menarik perhatian baru dari kelompok yang saat ini sedang melakukan distribusi.
Nuansa pola yang perlu diperhatikan adalah bull flag hanya terkonfirmasi jika terjadi breakout bersih di atas batas atas dengan volume yang meningkat. Sebelum itu terjadi, setiap kali harga menguji garis bawah flag, peluang terjadinya breakdown bersih akan semakin besar dibandingkan kelanjutan tren. Lantai di US$75.975 menjadi batas antara flag yang berlanjut menuju breakout di US$82.830 atau koreksi terukur ke US$73.857 atau lebih rendah.

