Securities and Exchange Commission (SEC) dilaporkan sedang bersiap untuk merilis inovasi pengecualian (innovation exemption) untuk saham ter-tokenisasi. Kerangka kerja ini akan membuka peluang bagi perdagangan versi digital dari saham perusahaan publik.
Pengecualian ini bisa saja mengizinkan token dari pihak ketiga untuk mengikuti harga saham tanpa adanya dukungan atau persetujuan dari perusahaan publik terkait. Hal ini menunjukkan perubahan tajam dalam pendekatan Washington terhadap sekuritas onchain.
Menurut Bloomberg, innovation exemption ini dapat diumumkan secepatnya minggu ini. Berdasarkan kerangka tersebut, token-token tersebut akan diperdagangkan di platform kripto terdesentralisasi dan mungkin tidak memberikan manfaat yang sama bagi shareholder seperti di saham tradisional, termasuk hak suara atau akses dividen.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara real-time
Tokenisasi telah menjadi salah satu tren dengan pertumbuhan tercepat di sektor kripto, di mana institusi besar Wall Street bergerak cepat untuk mendapatkan pijakan awal di pasar ini.
Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC) belum lama ini mengumumkan bahwa mereka akan memulai fasilitasi perdagangan terbatas untuk sekuritas yang ditokenisasi melalui layanan tokenisasi DTC pada Juli 2026. Perluasan secara lebih luas direncanakan pada Oktober 2026.
Sementara itu, pada Maret 2026, Nasdaq mengungkapkan rencana untuk memperkenalkan desain token ekuitas. Pada Januari lalu, New York Stock Exchange juga mengumumkan bahwa mereka sedang mengembangkan platform khusus untuk perdagangan dan penyelesaian on-chain sekuritas ter-tokenisasi.
Di saat yang sama, pasar saham ter-tokenisasi telah mengalami pertumbuhan tajam selama sebulan terakhir. Menurut RWA.xyz, nilai distribusi saham ter-tokenisasi sekarang mencapai US$1,4 miliar dalam nilai distribusi di 2.246 aset. Angka ini naik 29,68% dalam 30 hari terakhir.
Volume transfer bulanan sudah mencapai US$3,24 miliar. Di waktu yang sama, jumlah holder juga meningkat 25% menjadi sekitar 265.000.
Ondo memimpin pasar dengan nilai ekuitas ter-tokenisasi sebesar US$883 juta dan pangsa pasar 59,77%. Sebagai perbandingan, xStocks berada di posisi berikutnya dengan US$404,5 juta atau 27,38%.
Subscribe ke channel YouTube kami untuk menyaksikan para pemimpin dan jurnalis memberikan insight dari para ahli


