Negara Bagian Missouri telah menggugat operator jaringan ATM kripto CoinFlip karena menuduh perusahaan tersebut secara sadar memfasilitasi transaksi penipuan serta mengambil keuntungan dengan mematok biaya tinggi di kios-kios mereka di seluruh negara bagian.
Kantor Jaksa Agung Catherine Hanaway mengajukan gugatan ini. Negara bagian tersebut menuntut denda perdata hingga US$1,826 juta dan perintah pengadilan untuk menghentikan operasi CoinFlip di Missouri.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Gugatan ini muncul setelah investigasi yang dibuka Hanaway pada bulan Desember terhadap beberapa operator kios kripto, setelah muncul laporan penipuan yang menyasar warga Missouri. Investigasi tersebut juga menyoroti Bitcoin Depot. Perusahaan tersebut mengajukan kebangkrutan Chapter 11 bulan ini.
Sementara itu, CoinFlip saat ini mengoperasikan 136 kios di Missouri dan 4.229 di seluruh Amerika Serikat, menurut laman lokasinya. Kasus ini menjadi yang terbaru dalam gelombang tindakan dari negara bagian dan pemerintah kota terhadap operator kios kripto, sementara beberapa yurisdiksi sudah mulai membatasi atau bahkan melarang penggunaan mesin-mesin tersebut secara total.
Dalam pernyataan yang dibagikan ke BeInCrypto, juru bicara perusahaan membantah tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa CoinFlip telah aktif mendorong regulasi perlindungan konsumen yang lebih ketat di Missouri dan negara-negara bagian lainnya.
Juru bicara tersebut juga menambahkan bahwa CoinFlip menjadi salah satu kekuatan utama di balik legislasi perlindungan konsumen untuk kios kripto di Missouri tahun 2025.
Perusahaan ini bekerja langsung bersama legislator negara bagian untuk memastikan adanya kewajiban perizinan, standar kepatuhan yang lebih kuat, serta persyaratan perlindungan konsumen yang efektif untuk melindungi warga Missouri dari scammer.
Langganan channel YouTube kami untuk menyaksikan pemimpin dan jurnalis memberikan insight ahli

