XRP menampilkan sinyal yang dikenali oleh trader berpengalaman dari siklus pasar sebelumnya. Data on-chain menunjukkan aset ini diperdagangkan di wilayah oversold yang dalam, dengan metrik sentimen dan imbal hasil mencerminkan kekecewaan yang meluas di kalangan pemegang jangka pendek.
Pada harga saat ini sebesar $1,35, XRP telah kehilangan lebih dari setengah nilai pasarnya sejak puncak musim panas lalu.
Rasio MVRV 30 hari untuk XRP telah turun ke pembacaan terendah sejak Desember 2020. Metrik ini melacak rata-rata keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi di antara trader yang aktif dalam sebulan terakhir. Saat ini, para trader tersebut menanggung kerugian rata-rata -47%, angka yang mencerminkan tekanan pasar yang dalam.
Menurut Santiment Intelligence, rasio MVRV secara historis telah kembali ke 0% dari waktu ke waktu. Pola ini berarti pembacaan negatif yang berkepanjangan sering kali mendahului fase pemulihan. Pembacaan saat ini menunjukkan banyak pemegang jangka pendek sedang menyerah atau telah menjual.
Sebagian besar tekanan ini berasal dari reli agresif XRP pada akhir 2024 dan awal 2025. Banyak trader ritel masuk ke posisi mendekati puncak lokal selama kenaikan tersebut. Seiring memudarnya momentum dan berulangnya aksi jual, para pembeli tersebut mendapati diri mereka berada jauh di bawah air.
Santiment mencatat bahwa zona MVRV yang sangat negatif cenderung muncul ketika partisipasi ritel sudah habis. Ketika itu terjadi, bahkan katalis positif yang sederhana pun dapat memicu pemulihan tajam. Data ini tidak menjamin pembalikan, tetapi menunjukkan berkurangnya risiko penurunan relatif terhadap potensi kenaikan.
Seiring dengan data on-chain, sentimen sosial seputar XRP juga berbalik negatif secara tajam. Santiment melaporkan bahwa rasio komentar positif terhadap negatif telah turun menjadi hanya 1,1 komentar bullish per komentar bearish. Pembacaan tersebut menempatkan XRP dengan kuat di apa yang disebut analis sebagai "zona FUD."
Secara historis, tingkat pesimisme publik ini telah berfungsi sebagai indikator kontrarian untuk harga XRP. Ketika ketakutan mendominasi media sosial, tangan-tangan lemah biasanya sudah keluar dari posisi mereka. Hal itu mengurangi tekanan jual aktif dan sering kali membuka jalan bagi stabilisasi atau pemulihan harga.
Dinamika sebaliknya terjadi selama periode optimisme yang tinggi. Ketika rasio positif-terhadap-negatif naik jauh ke wilayah "zona FOMO", biasanya itu menandai periode di mana pembeli sudah terlalu jauh. Kondisi tersebut cenderung selaras dengan puncak harga lokal daripada reli yang berkelanjutan.
Meskipun ada sentimen negatif saat ini, beberapa investor tetap bersabar. Perkembangan regulasi, spekulasi ETF, dan narasi adopsi yang lebih luas dari Ripple terus menarik perhatian di kalangan pemegang jangka panjang.
Faktor-faktor ini belum mendorong pemulihan harga segera, tetapi tetap menjadi bagian dari percakapan pasar yang lebih luas seputar trajektori XRP.
The post XRP MVRV Sinks to 2020 Lows as Average Trader Losses Hit -47% and Fear Grips the Market appeared first on Blockonomi.
