Jaksa Korea Selatan telah menuntut lima orang yang diduga menjalankan rug pull pada meme coin CATFI berbasis Solana. Kasus ini menjadi penangkapan dan penuntutan pertama di negara tersebut yang terkait dengan skema di platform decentralized exchange.
Jaksa menyampaikan kelompok ini mendapat keuntungan ilegal sekitar 400 juta won, atau setara US$260.000. Skema tersebut menyebabkan kerugian 900 juta won (~US$650.000) yang dialami 256 investor.
Penyidik menyebutkan nama belakang Park sebagai tersangka utama. Park mengelola akun media sosial “Eth Father” dengan menyamar sebagai pihak ketiga yang tidak terkait, dan merekomendasikan CATFI kepada para pengikutnya.
Park beserta rekan-rekannya meluncurkan CATFI di Pump.fun, sebuah launchpad token Solana, dengan modal sekitar 10 juta won. Setelah itu, token ini masuk listing di decentralized exchange. Mereka menggunakan banyak wallet dan transaksi melingkar untuk menyamarkan kendali mereka atas pasokan token.
Harga CATFI naik sekitar 1.001 kali lipat dalam waktu 26 jam setelah listing sebelum operatornya menjual seluruh token yang mereka pegang. Sekitar 6.000 pembeli ikut dalam perdagangan ini. Ketika harga ambruk, 256 investor mengalami kerugian gabungan senilai 900 juta won, terang jaksa.
Tuntutan ini menandai pertama kalinya penggunaan ketentuan perdagangan curang dalam undang-undang perlindungan pengguna Korea. Aturan ini mulai berlaku pada Juli 2024. Kasus sebelumnya dengan aturan yang sama menargetkan manipulasi pasar di exchange terpusat, sedangkan kasus ini menjadi yang pertama menyasar platform decentralized exchange.
Dua tersangka telah ditahan dan didakwa, sementara satu orang lainnya didakwa tanpa penahanan. Dua rekan lain menghadapi dakwaan terpisah karena membantu pelaku utama menghindari penyidik. Unit investigasi kejahatan virtual asset yang baru di Seoul memimpin kasus ini.
Solana memang pernah mengalami kasus rug pull serupa, tapi penuntutan yang berkaitan langsung dengan aktivitas di DEX masih jarang terjadi. Jaksa menegaskan mereka akan merespons tegas terhadap skema yang merusak kepercayaan pasar.


