Ponsel cadangan berdebu di laci Anda bukan sekadar barang berantakan; jika dibiarkan terlalu lama, baterai lithium-ion-nya bisa mengembung, meretakkan casing, dan berubah menjadi bahaya rumah tangga. Para jurnalis telah melaporkan sel yang bengkak pada handset berusia bertahun-tahun, sebuah kegagalan yang terkait dengan deep discharge dan kerusakan kimiawi sebagaimana dijelaskan oleh para peneliti di University of Reading. Jika perangkat terlihat melengkung, menyalakannya atau membongkarnya adalah ide yang buruk; penanganan profesional dan daur ulang yang tepat adalah langkah yang lebih aman. Lebih baik lagi, salurkan ponsel yang tidak terpakai melalui penjualan kembali, tukar tambah, atau donasi sebelum sempat rusak.
Bahaya tersembunyi dari smartphone lama Anda: Mengapa saatnya bertindak sekarang
Laci berisi ponsel-ponsel pensiun itu terasa seperti rencana cadangan yang menunggu saat dibutuhkan. Namun menyimpan perangkat yang tidak digunakan secara diam-diam dapat menciptakan risiko keamanan. Seiring baterai menua dalam penyimpanan, baterai dapat berubah bentuk, menekan layar, dan gagal tanpa peringatan. Orang Amerika sering melakukan upgrade, sehingga tumpukannya terus bertambah. Sedikit perhatian sekarang mencegah kejadian menakutkan di rumah di kemudian hari.

Risiko tersembunyi dari smartphone yang terlupakan
Ponsel yang dibiarkan mati selama berbulan-bulan masuk ke kondisi deep discharge. Kondisi ini mempercepat tekanan pada baterai, terutama pada desain yang kompak di mana panas dan tekanan tidak memiliki ruang untuk keluar. Hasilnya bisa berupa tonjolan yang terlihat, layar yang terangkat, atau casing yang tidak lagi rata. Ini terjadi pada banyak perangkat yang tidak digunakan selama 3 hingga 5 tahun, meskipun masih berfungsi saat disimpan.
Mengapa baterai mengembung, dan mengapa hal itu penting
Di dalam sel lithium-ion, elektrolit cair dapat terurai seiring waktu. Menurut penelitian dari University of Reading, deep discharge dan peristiwa pengisian berlebih sebelumnya dapat memicu pembentukan gas dan pemanasan internal, yang mengakibatkan deformasi sel. Selain kerusakan pada tampilan fisik, baterai yang mengembung dapat bocor atau korsleting. Itulah mengapa ponsel yang terlupakan bisa menjadi risiko kebakaran, bukan sekadar gadget yang mati.
Tangani perangkat yang berubah bentuk dengan aman
Jika Anda melihat pembengkakan, jangan mengisi daya, menyalakan, atau membongkar ponsel. Jauhkan dari bahan yang mudah terbakar, hindari tusukan, dan bawa ke toko reparasi profesional. Toko Apple atau teknisi resmi dapat menilai apakah casing, layar, dan konektor masih dalam kondisi baik. Panduan DIY dari iFixit tersedia, namun sel yang retak atau mengembung sebaiknya ditangani oleh profesional untuk meminimalkan risiko kebakaran.
Gunakan kembali atau daur ulang sebelum terlambat
Menjaga perangkat tetap beredar lebih aman daripada menyimpannya. Program tukar tambah dari produsen dan operator dapat mengubah ponsel lama menjadi kredit, atau Anda dapat mewariskannya kepada anggota keluarga. Jika perangkat sudah terlalu rusak, gunakan daur ulang bersertifikat. Best Buy dan Staples menerima banyak elektronik untuk pembuangan yang bertanggung jawab, dan EPA mencantumkan daur ulang R2 dan e‑Stewards berdasarkan kode ZIP. Jangan mengirim baterai yang rusak melalui pos; USPS membatasi pengiriman sel lithium yang bermasalah. Bertindak sekarang mengurangi risiko kebakaran di rumah dan menjaga bahan-bahan berharga tetap dalam rantai pasokan.








