TLDR SEC menempatkan aset digital dalam rancangan strategi 2026 hingga 2030 sebagai prioritas utama. Aturan yang direncanakan mencakup tokenisasi, staking, kustodi, platform kripto,TLDR SEC menempatkan aset digital dalam rancangan strategi 2026 hingga 2030 sebagai prioritas utama. Aturan yang direncanakan mencakup tokenisasi, staking, kustodi, platform kripto,

SEC Menempatkan Aset Digital sebagai Pusat Strategi 2026 hingga 2030 untuk Aturan yang Lebih Jelas

2026/06/03 22:00
durasi baca 3 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

TLDR

  • SEC menempatkan aset digital dalam rancangan strategi 2026 hingga 2030 sebagai prioritas utama.
  • Aturan yang direncanakan mencakup tokenisasi, staking, kustodi, platform kripto, dan infrastruktur pasar berbasis blockchain di seluruh pasar.
  • Lembaga ini menyatakan pertumbuhan kripto telah melampaui standar yang ada dan kini memerlukan batas hukum yang lebih jelas.
  • Koordinasi SEC dan CFTC tetap menjadi inti untuk mengurangi tumpang tindih dalam pengawasan pasar aset digital.
  • Komentar publik akan memandu strategi akhir sebelum SEC menyetujui agenda jangka panjangnya.

Aset digital kini bergerak ke pusat kebijakan sekuritas AS saat SEC menyusun strategi 2026 hingga 2030 di sekitar aturan yang lebih jelas untuk keuangan blockchain. Rancangan rencana ini menyebut tokenisasi, staking, kustodi, dan pengawasan pasar sebagai prioritas regulasi.

Lembaga ini menyatakan pertumbuhan kripto telah melampaui standar yang ada, mendorong upaya untuk panduan yang dapat diprediksi dan koordinasi SEC-CFTC yang lebih erat. Komentar publik akan membantu membentuk rencana akhir saat regulator menentukan bagaimana pasar aset digital harus beroperasi di bawah pengawasan federal di masa depan.

SEC Puts Digital Assets at Center of 2026 to 2030 Strategy for Clearer Rules

SEC menetapkan aset digital sebagai area kebijakan inti

SEC menyatakan perkembangan aset digital telah bergerak lebih cepat dari standar regulasi yang ada, menciptakan kebutuhan akan aturan yang lebih jelas dan dapat diprediksi di seluruh pasar. Lembaga ini menyatakan bahwa pendekatannya akan berupaya mendukung inovasi sambil mempertahankan perlindungan investor, pasar yang adil, dan pembentukan modal.

Rancangan rencana ini menyebut aset digital dan teknologi buku besar terdistribusi sebagai area yang dapat membentuk ulang sebagian infrastruktur keuangan AS. Rencana ini juga menyatakan bahwa SEC bermaksud menggunakan pendekatan berbasis prinsip dan konsisten saat mengembangkan aturan untuk produk dan layanan berbasis blockchain.

Menurut rancangan tersebut, Komisi berencana untuk menangani kapan aset digital dapat memenuhi syarat sebagai sekuritas berdasarkan hukum federal. Masalah itu telah menjadi inti perselisihan yang melibatkan penerbit kripto, platform perdagangan, investor, dan regulator.

Tokenisasi, staking, dan kustodi menjadi fokus

Agenda yang diusulkan SEC mencakup aturan untuk penerbitan sah aset yang ditokenisasi, yang dapat mempengaruhi bagaimana produk keuangan tradisional direpresentasikan di jaringan blockchain. Rencana ini juga menunjuk pada kebutuhan standar yang mencakup infrastruktur on-chain dan aktivitas keuangan terdesentralisasi.

Layanan kustodi dan staking juga disebutkan di antara area di mana lembaga ini berencana memberikan pengawasan yang lebih jelas. SEC menyatakan ingin layanan kripto beroperasi di bawah pengawasan yang tepat tanpa menciptakan persyaratan yang tumpang tindih atau bertentangan bagi pelaku pasar.

Rencana ini menandai perubahan prioritas penegakan dengan berfokus pada penipuan, manipulasi, dan pelanggaran daripada mengandalkan terutama pada interpretasi hukum yang disengketakan. Lembaga ini juga menyatakan berencana untuk terlibat dengan pelaku pasar sambil meninjau aturan yang mungkin tidak lagi sesuai dengan teknologi saat ini.

Koordinasi SEC dan CFTC tetap menjadi bagian dari rencana

Rancangan strategi ini juga membahas pembagian wewenang yang sudah lama berjalan antara SEC dan Commodity Futures Trading Commission. SEC menyatakan batas yurisdiksi yang lebih jelas diperlukan untuk menciptakan kerangka regulasi yang lebih konsisten bagi aset digital.

Kedua lembaga telah bergerak menuju kerja sama yang lebih erat, termasuk nota kesepahaman Maret yang mencakup berbagi informasi dan teknologi keuangan yang berkembang. Koordinasi tersebut diharapkan tetap relevan seiring berkembangnya produk yang ditokenisasi, derivatif kripto, dan sistem pasar berbasis blockchain.

Rancangan rencana ini masih terbuka untuk komentar publik sebelum versi final disetujui. Masukan dari investor, perusahaan, operator pasar, dan pihak berkepentingan lainnya akan dipertimbangkan saat SEC membentuk strategi 2026 hingga 2030 untuk regulasi aset digital.

Artikel SEC Puts Digital Assets at Center of 2026 to 2030 Strategy for Clearer Rules pertama kali muncul di CoinCentral.

Prediksi, Dagang, & Raih Hadiah

Prediksi, Dagang, & Raih HadiahPrediksi, Dagang, & Raih Hadiah

Kumpulan hadiah $500.000, hadiah terjamin

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

Saham (Beta) Kini Tersedia

Saham (Beta) Kini TersediaSaham (Beta) Kini Tersedia

Dagang ekuitas AS riil via broker teregulasi