Sebuah dompet kripto yang tidak aktif selama tiga tahun tiba-tiba menjadi aktif kembali. Dompet tersebut menjual 10.000 Ethereum senilai sekitar $17,72 juta. Platform analitik on-chain Onchain Lens mendeteksi transaksi tersebut. Alamat dompet dimulai dengan 0x293.
Dompet yang tidak aktif itu memindahkan seluruh 10.000 ETH-nya dalam satu kali penjualan. Saat itu, Ethereum diperdagangkan mendekati $1.772 per koin. Dompet tersebut mengumpulkan ETH-nya sebelum tidak aktif pada awal 2021. Kala itu, harga Ethereum jauh lebih rendah. Hal ini menunjukkan bahwa whale tersebut meraup keuntungan yang cukup besar, meskipun harga beli pastinya tidak diketahui secara publik.
Transaksi besar dari dompet yang lama tidak aktif, yang sering disebut pergerakan whale, mendapat perhatian serius dari para trader dan analis. Mereka memantau potensi perubahan pasar. Penjualan senilai $17,7 juta tergolong besar, namun hanya sebagian kecil dari volume perdagangan harian Ethereum yang sering melampaui $10 miliar. Meski begitu, pergerakan semacam ini bisa menjadi sinyal perubahan sentimen di antara pemegang aset besar.
Apa arti reaktivasi dompet whale yang tidak aktif? Mungkin pemiliknya kembali mendapatkan akses. Atau mereka mungkin sedang mengambil keuntungan setelah memegang aset dalam jangka panjang. Bisa juga mereka hanya memindahkan aset mereka. Bagi investor biasa, tindakan ini memberikan satu titik data untuk memperkirakan perilaku pasar skala besar. Namun, hal ini tidak boleh dianggap sebagai sinyal pasar yang jelas.
Penjualan 10.000 ETH oleh whale yang tidak aktif selama tiga tahun ini merupakan peristiwa on-chain yang patut dicatat. Ini menunjukkan bahwa pemegang besar masih aktif di pasar kripto. Dampak harga secara langsung tampaknya kecil. Namun demikian, transaksi ini menambah narasi pengambilan keuntungan dan reaktivasi dompet yang terjadi dalam siklus pasar ini.
The post Dormant Ethereum Whale Sells $17.7 Million After Three Years appeared first on TheCryptoUpdates.
