Anggota parlemen AS mendesak Kongres untuk menghadapi ancaman kehilangan pekerjaan akibat AI, memperingatkan bahwa otomatisasi bisa menggantikan pekerja karenaAnggota parlemen AS mendesak Kongres untuk menghadapi ancaman kehilangan pekerjaan akibat AI, memperingatkan bahwa otomatisasi bisa menggantikan pekerja karena

Kekhawatiran tentang Penggantian Pekerjaan oleh AI Dorong Senator AS untuk Tuntut Tindakan

2026/06/08 12:25
durasi baca 2 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Anggota parlemen AS mendesak Kongres untuk menghadapi ancaman kehilangan pekerjaan akibat AI, memperingatkan bahwa otomatisasi bisa menggantikan pekerja karena data PHK dan peringatan keras dari pimpinan bank meningkatkan tekanan.

Senator Elizabeth Warren dan Bernie Sanders memimpin seruan terbaru ini.

Warren dan Sanders Desak Washington untuk Berikan Perlindungan

Warren mengatakan Kongres tidak boleh menunggu bertahun-tahun untuk mengukur jumlah PHK sebelum bertindak, karena pekerja butuh perlindungan sekarang juga.

Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara real-time

Sanders melangkah lebih jauh dengan menyalahkan dana industri atas kebuntuan saat ini.

Kekhawatiran ini ada di lintas partai. Senator Republik Josh Hawley juga memusatkan perhatiannya pada isu pekerjaan terkait AI. Ia mengutip laporan dari The Economist yang menyebut hampir satu dari lima pekerja AS yakin AI atau otomatisasi akan mengambil pekerjaan mereka.

Hawley menilai kekhawatiran tersebut tidak boleh diabaikan hanya dengan janji keuntungan jangka panjang.

PHK Karena AI Naik, Bank Isyaratkan Pemangkasan Lebih Dalam

Peringatan ini muncul seiring data baru menunjukkan AI menyebabkan 38.579 PHK di Amerika Serikat pada Mei, angka bulanan tertinggi sejak pencatatan dimulai. Sepanjang tahun, total 87.714 PHK telah dikaitkan dengan AI. Jumlah itu sudah melampaui 54.836 PHK sepanjang tahun 2025 akibat teknologi yang sama.

Tekanan itu kini menyebar ke berbagai sektor. Jamie Dimon dari JPMorgan mengatakan AI akan memangkas sejumlah pekerjaan, dan Jane Fraser dari Citigroup memperkirakan beberapa posisi akan menjadi tak diperlukan.

Menurut Debasish Patnaik dari QuantumBlack AI unit, bank-bank mengurangi kelas analis junior hingga dua pertiga dari sebelumnya.

BeInCrypto melaporkan bahwa Standard Chartered berencana memangkas lebih dari 15% posisi fungsi korporat hingga 2030 sejalan dengan meningkatnya penggunaan AI. Selain itu, layanan pelanggan kini juga turut terdampak langsung.

Tidak semua pihak merasa khawatir. David George, partner dari Andreessen Horowitz, menolak anggapan apokalips pekerjaan akibat AI hanyalah mitos. Ekonom Tyler Cowen juga berpendapat serupa.

Ia menyampaikan bahwa AI membuat tim kecil bisa mencapai jauh lebih banyak dari sebelumnya. Perubahan ini, ujarnya, harusnya melahirkan lebih banyak perusahaan, proyek, serta organisasi nirlaba.

Langganan channel YouTube kami untuk menyaksikan para pemimpin dan jurnalis berbagi wawasan ahli

Peluang Pasar
Logo Gensyn
Harga Gensyn(AI)
$0.02279
$0.02279$0.02279
+1.06%
USD
Grafik Harga Live Gensyn (AI)

Prediksi, Dagang, & Raih Hadiah

Prediksi, Dagang, & Raih HadiahPrediksi, Dagang, & Raih Hadiah

Kumpulan hadiah $500.000, hadiah terjamin

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

Saham (Beta) Kini Tersedia

Saham (Beta) Kini TersediaSaham (Beta) Kini Tersedia

Dagang ekuitas AS riil via broker teregulasi