Anthropic bergerak untuk mengendalikan infrastruktur komputasinya sendiri saat mempersiapkan potensi IPO. Startup AI ini telah menandatangani lebih dari selusin perjanjian awal untuk menyewa pusat data AS dengan kapasitas gabungan melebihi 1 gigawatt.
Perusahaan ini juga sedang dalam pembicaraan dengan Google untuk bertindak sebagai penjamin keuangan atas perjanjian sewa tersebut. Jaminan dari Google akan memberikan keyakinan kepada pemilik properti bahwa perusahaan senilai $2 triliun berdiri di balik pembayaran sewa.

Ini merupakan perubahan dari cara Anthropic beroperasi selama ini. Seperti kebanyakan startup AI, perusahaan ini mengandalkan penyedia cloud seperti Amazon Web Services dan Google Cloud untuk daya komputasi.
Dengan menyewa dan mengoperasikan fasilitasnya sendiri, Anthropic ingin menghilangkan perantara. Menjalankan perangkat kerasnya sendiri umumnya lebih murah dibandingkan menyewa kapasitas dari penyedia cloud.
Hubungan antara Anthropic dan Google melampaui sekadar pengaturan bisnis biasa. Google adalah investor di Anthropic, penyedia cloud untuk Anthropic, dan kini berpotensi menjadi penjamin sewa.
Pada April lalu, Alphabet berkomitmen hingga $40 miliar di Anthropic. Google juga turut merancang beberapa chip server yang mungkin akan digunakan Anthropic di fasilitas-fasilitas baru ini.
Anthropic telah memperluas penggunaan chip TPU khusus Google dan dilaporkan berencana untuk meningkatkan skala hingga sebanyak 1 juta unit.
Ekspansi infrastruktur ini mengikuti pengumuman pada November 2025 ketika Anthropic menyatakan akan menginvestasikan $50 miliar di pusat data AS. Perjanjian sewa baru ini mengisyaratkan bahwa rencana tersebut sedang berjalan.
Anthropic baru-baru ini mengumpulkan $65 miliar dalam putaran pendanaan Seri H, yang dipimpin oleh Altimeter Capital, Dragoneer, Greenoaks, dan Sequoia Capital. Putaran ini menilai perusahaan sebesar $965 miliar, menempatkannya di atas OpenAI sebagai startup AI paling bernilai.
Perusahaan ini telah secara rahasia mengajukan dokumen untuk IPO AS. Perusahaan belum menetapkan harga saham atau jumlah saham yang akan dijual.
Jika Anthropic melantai dengan valuasi $1 triliun, perusahaan ini akan masuk dalam jajaran perusahaan paling bernilai di dunia. Ini juga bisa menjadi IPO terbesar kedua atau ketiga dalam sejarah, setelah SpaceX dan Saudi Aramco.
Awal pekan ini, Anthropic meluncurkan Claude Fable 5, model AI yang paling canggih yang pernah ditujukan untuk konsumen hingga saat ini. Perusahaan menyebut Fable 5 berkinerja baik dalam coding, riset, dan tugas-tugas panjang yang kompleks.
Anthropic tidak sendirian dalam dorongan infrastruktur ini. OpenAI, xAI, dan pengembang AI lainnya semuanya bersaing untuk kapasitas pusat data. Pelatihan model AI frontier membutuhkan jumlah komputasi yang besar, dan komputasi tersebut memerlukan fasilitas yang boros energi.
Perlombaan untuk mengamankan infrastruktur semakin cepat di seluruh industri seiring permintaan layanan AI yang terus tumbuh.
The post Anthropic Taps Google to Back $1 Trillion Data Center Push Ahead of IPO appeared first on CoinCentral.

