Michaël van de Poppe, pendiri MN Fund, mengkritik prediksi bottom Bitcoin dengan menyindir ekspektasi konsensus pasar. Ia juga menyebut 5 altcoin utama pilihannya untuk beberapa bulan ke depan.
Unggahannya pun memicu reaksi luas di komunitas aset kripto dan kembali menyoroti altcoin yang ia dukung.
Bottom pasar adalah titik terendah dari tren penurunan sebelum harga mulai pulih secara berkelanjutan. Van de Poppe menjelaskan bahwa setiap kali sebuah bottom tertentu menjadi konsensus pasar yang meluas, pergerakan harga yang nyata biasanya justru mengejutkan dengan arah yang berlawanan.
Gaya bicara Van de Poppe mencerminkan sudut pandang seorang kontrarian klasik. Konsensus pasar, apalagi jika didukung keyakinan besar, seringkali justru berbalik arah sebelum pergerakan besar terjadi. Siklus Bitcoin secara historis sudah berulang kali menunjukkan pola serupa baik saat fase bull maupun bear.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Waktu Van de Poppe mengungkapkan sindirannya juga sangat menarik. Bitcoin memang baru saja mengalami koreksi tajam dari level tertingginya, saat para trader ramai memperdebatkan apakah bottom siklus ini sudah tercapai atau justru penurunan masih akan berlanjut sampai sisa tahun 2026.
Van de Poppe dikenal karena fokusnya pada ekonomi makro, investasi berbasis nilai, dan trading aset kripto. Walaupun ia tidak menutup kemungkinan akan ada rebound tajam, ia tetap mengingatkan akan potensi risiko bahwa konsensus mayoritas bisa sekali lagi terbukti salah karena dinamika pasar.
Bitcoin diperdagangkan di harga US$65.683 pada waktu publikasi, naik hampir 3% dalam 24 jam terakhir menurut data dari BeInCrypto Markets data. Reli ini terjadi setelah Donald Trump mengumumkan kesepakatan damai AS-Iran.
Selain analisis kontrariannya pada Bitcoin, van de Poppe juga mengungkap posisi altcoin utama yang menjadi andalan portofolionya selama masa penuh ketidakpastian ini.
Ia juga menekankan bahwa token-token tersebut sudah menunjukkan performa yang jelas lebih baik dari pasar dan semestinya tetap tangguh dalam waktu dekat.
Pilihan ini mencerminkan strategi berbasis nilai yang fokus pada proyek dengan fundamental kuat. NEAR mewakili infrastruktur yang skalabel, TAO bergerak di bidang AI terdesentralisasi, EIGEN unggul dalam restaking, ONDO membidik aset dunia nyata yang ditokenisasi, dan W melengkapi alokasi tematik dengan berbagai narasi kripto.
Pendekatan ini sangat jelas. Bila Bitcoin stabil atau pulih, posisi altcoin utamanya sudah terbukti memberi imbal hasil lebih baik dalam beberapa bulan terakhir. Dengan demikian, risiko relatif lebih rendah dibanding mengejar momentum di narasi kripto baru yang masih belum teruji di pasar.
Analis menilai sikap van de Poppe sebagai sinyal campuran. Saat ini ia masih cenderung bearish untuk Bitcoin dalam jangka pendek karena risiko kapitulasi, tapi tetap optimistis pada altcoin tertentu yang sudah mengungguli pasar dan bisa memimpin reli selanjutnya jika Bitcoin akhirnya stabil.
Secara historis, periode lemahnya Bitcoin sering didahului oleh rotasi altcoin yang sangat kuat. Setelah Bitcoin menemukan bottom, modal biasanya berpindah secara agresif ke aset yang memberikan performa terbaik, terutama yang terkait dengan narasi pertumbuhan tinggi seperti AI, aset dunia nyata, dan infrastruktur blockchain modular.
Subscribe ke YouTube kami untuk menyaksikan berbagai pemimpin dan jurnalis membagikan wawasan ahli.