LONDON, 25 Juni — Menteri keuangan Inggris Rachel Reeves hari ini menyatakan dukungannya kepada Andy Burnham untuk menjadi perdana menteri berikutnya, sembari menepis laporan bahwa ia mungkin kehilangan jabatannya dan dipindahkan ke posisi yang lebih rendah jika Burnham mengambil alih Partai Buruh.
"Saya mendukung Andy untuk menjadi perdana menteri," katanya kepada BBC, setelah Burnham muncul sebagai satu-satunya kandidat yang telah menyatakan diri untuk menggantikan Keir Starmer, yang mengumumkan pengunduran dirinya pada hari Senin.
Starmer mengatakan ia akan mengawasi transisi yang tertib setelah menyerah pada tekanan akibat tingkat dukungan pemilih yang lemah dan hasil pemilu lokal yang buruk, memicu kontestasi kepemimpinan yang dijadwalkan dimulai pada 9 Juli.
Reeves, sekutu dekat Starmer, mengatakan tidak ada yang bisa meragukan komitmennya kepada perdana menteri yang akan lengser tersebut, seraya menambahkan bahwa ia telah bekerja bersama Starmer selama enam tahun.
Burnham, yang merupakan satu-satunya kandidat yang telah mengajukan namanya, secara luas diperkirakan akan dilantik tanpa tantangan, yang berarti ia bisa menjadi perdana menteri pada pertengahan Juli. Jika diangkat, ia akan menjadi pemimpin ketujuh Inggris dalam satu dekade.
Ketika ditanya tentang laporan bahwa ia mungkin diturunkan jabatannya, Reeves mengatakan keputusan kabinet adalah urusan Burnham.
"Saya tidak akan mendahului keputusan yang akan dibuat perdana menteri baru. Saya mendukung Andy. Saya pikir ia akan menjadi perdana menteri yang hebat, tetapi itu adalah keputusannya, bukan keputusan saya," katanya.
Ia mengatakan siap memberikan dukungan yang terarah dan sementara terkait tagihan energi pada akhir tahun ini.
Reeves mengatakan pemimpin berikutnya harus berpegang pada aturan fiskalnya, termasuk menyeimbangkan pengeluaran harian dengan pendapatan pajak serta mengurangi utang sebagai bagian dari output.
Burnham sebelumnya telah mengisyaratkan bahwa ia akan mempertahankan aturan pinjaman yang berlaku saat ini.
"Saya tahu bahwa siapa pun yang menjadi perdana menteri dan menteri keuangan di masa depan akan mewarisi ekonomi yang lebih kuat dari yang saya warisi dua tahun lalu," katanya. — Reuters

