Crypto.com telah menjadi VASP pertama di UAE yang menerima IPA untuk lisensi SVF, memungkinkan pembayaran digital yang diregulasi — seperti biaya pemerintah dalam bentuk kripto — secara otomatis dikonversi menjadi dirham UAE atau stablecoin yang dipatok ke AED setelah pemeriksaan kepatuhan final selesai.
Crypto.com, yang beroperasi melalui Foris DAX Middle East FZ-LLC, telah menjadi Penyedia Layanan Aset Virtual pertama di UAE yang menerima Persetujuan Prinsip dari Bank Sentral UAE untuk lisensi Fasilitas Nilai Tersimpan (SVF). IPA menandakan pengakuan regulasi atas kesiapan perusahaan untuk mengoperasikan layanan pembayaran digital, sambil menunggu penyelesaian pemeriksaan teknis dan kepatuhan final sebelum lisensi penuh diterbitkan.
Di bawah kerangka kerja SVF, Crypto.com akan memungkinkan penduduk membayar biaya Pemerintah Dubai menggunakan aset digital. Pembayaran yang dilakukan dengan mata uang digital akan secara otomatis dikonversi menjadi dirham UAE atau stablecoin yang dipatok ke dirham melalui platform berlisensi VARA perusahaan, dengan penyelesaian dikirimkan ke entitas pemerintah dalam mata uang lokal.
Selama fase IPA, Crypto.com akan beroperasi sebagai Penyedia Dompet Terbatas, mematuhi semua ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Sentral dan mencari persetujuan sebelumnya untuk setiap modifikasi pada operasi bisnisnya.
Perkembangan regulasi ini dibangun di atas kerangka kerja Crypto.com yang telah mapan di UAE, yang sudah mencakup lisensi Penyedia Layanan Aset Virtual dari Otoritas Regulasi Aset Virtual Dubai. Pada Maret, VARA memperluas lisensi VASP Crypto.com untuk mencakup penawaran derivatif, memungkinkan perusahaan menyediakan produk seperti futures, perpetual swaps, dan CFD kepada institusi yang memenuhi syarat dan investor yang memenuhi kualifikasi di wilayah tersebut.
Tonggak SVF ini juga menyusul pencapaian terbaru Crypto.com berupa atestasi SOC 1 Type II dan SOC 2 Type II untuk layanan kustodi berbasis AS-nya, yang memberikan verifikasi independen terhadap kontrol pelaporan keuangan dan keamanan operasional perusahaan.
Sementara itu, UAE membuat langkah signifikan dalam mengintegrasikan mata uang digital ke dalam ekosistem keuangannya. CBUAE telah memperkenalkan Digital Dirham, Mata Uang Digital Bank Sentral yang akan diluncurkan pada Q4 2025.
Secara paralel, sektor swasta juga maju dalam ruang mata uang digital. Sebuah konsorsium yang terdiri dari International Holding Company, Abu Dhabi Developmental Holding Company, dan First Abu Dhabi Bank sedang mengembangkan stablecoin yang didukung dirham, AE Coin. Stablecoin ini telah menerima persetujuan regulasi dari CBUAE dan siap untuk memfasilitasi transaksi digital yang aman, stabil, dan efisien.


