PANews melaporkan pada 9 November, mengutip The New York Times, bahwa Departemen Keuangan AS telah mengesahkan peraturan yang diusulkan yang menawarkan keringanan pajak kepada perusahaan ekuitas swasta, perusahaan cryptocurrency, investor real estate asing, dan perusahaan besar lainnya. Misalnya, pada Oktober, IRS merilis peraturan baru yang diusulkan yang akan memberikan insentif bagi investor asing yang berinvestasi di real estate AS. Pada Agustus, IRS mengusulkan pelonggaran peraturan yang mencegah perusahaan multinasional menghindari pajak dengan mengajukan kerugian duplikat di beberapa negara. Pengumuman ini belum menjadi berita utama, tetapi sudah menarik perhatian dari perusahaan akuntansi dan konsultan. Kyle Pomerleau, seorang senior fellow di American Enterprise Institute, menyatakan, "Departemen Keuangan AS jelas telah menerapkan pemotongan pajak tanpa legislasi. Kongres memutuskan undang-undang pajak. Departemen Keuangan menyatakan lebih banyak kekuasaan dalam struktur undang-undang pajak daripada yang diberikan Kongres, melemahkan prinsip konstitusional ini."


