Apple Inc. (NASDAQ: AAPL) diperdagangkan pada $272,69, turun 0,29% pada Kamis siang, menyusul berita bahwa UK Competition Appeal Tribunal (CAT) menolak permohonannya untuk mengajukan banding atas putusan mengenai komisi App Store.
Apple Inc., AAPL
Tribunal sebelumnya telah menyatakan Apple bersalah karena menyalahgunakan posisi pasar dominannya dengan membebankan biaya yang tidak adil kepada pengembang aplikasi.
Keputusan tribunal ini membuat Apple menghadapi potensi ganti rugi melebihi £1 miliar ($1,3 miliar). Meskipun Apple tidak dapat mengajukan banding di dalam CAT, perusahaan tetap memiliki hak untuk membawa kasusnya ke Pengadilan Banding Inggris. Pengacara Apple telah meminta waktu 21 hari untuk mengajukan permohonan yang diperlukan.
Putusan bulan lalu menetapkan bahwa biaya komisi standar Apple sebesar 30% terlalu tinggi dibandingkan dengan apa yang dianggap sebagai tarif pasar yang wajar, diperkirakan sebesar 17,5%. CAT menyimpulkan bahwa pengembang telah dikenakan biaya berlebihan, dan sekitar 50% dari biaya tersebut dialihkan kepada konsumen.
Kasus ini, yang diinisiasi oleh Dr. Rachael Kent, mencakup transaksi dari Oktober 2015 hingga Februari 2024 dan dapat menghasilkan pembayaran melebihi £1,2 miliar ketika bunga disertakan. Kent menggambarkan putusan tersebut sebagai "satu langkah lebih dekat bagi pengguna App Store untuk akhirnya melihat uang mereka dikembalikan dengan benar."
Apple menanggapi dengan menegaskan kembali ketidaksetujuannya terhadap temuan tribunal, dengan berpendapat bahwa CAT mengambil "pandangan yang keliru tentang ekonomi aplikasi yang berkembang dan kompetitif." Perusahaan menegaskan bahwa App Store mendorong persaingan dan menawarkan pasar yang aman dan terpercaya bagi pengembang dan pengguna.
Tim hukum Apple berpendapat bahwa perhitungan ganti rugi tribunal didasarkan pada "tebakan berdasarkan informasi." Perusahaan berpendapat bahwa biayanya tidak seharusnya dibandingkan dengan platform lain seperti Steam, Epic, dan Microsoft, yang tidak memiliki alat dan layanan pengembang yang setara.
Berkas pengadilan Apple juga menekankan bahwa pengembang mungkin tidak akan menurunkan harga konsumen bahkan jika tarif komisi lebih rendah. Perusahaan berencana menggunakan argumen-argumen ini ketika mengajukan banding ke Pengadilan Banding, yang diperkirakan akan dimulai paling lambat 5 Desember 2025, setelah dokumentasi penolakan resmi dikeluarkan.
Meskipun menghadapi tantangan hukum yang semakin banyak, kinerja keuangan Apple tetap kuat. Per 13 November 2025, pengembalian year-to-date AAPL mencapai 9,38%, sementara pengembalian satu tahun adalah 21,67%, mengungguli S&P 500 yang sebesar 13,06%. Selama tiga dan lima tahun, Apple telah mencatat pengembalian masing-masing 84,90% dan 134,88%, terus mengungguli indeks acuan.
Keputusan CAT merupakan kemunduran regulasi yang signifikan bagi Apple, yang menghadapi pengawasan ketat di pasar global. Langkah hukum perusahaan selanjutnya akan dipantau dengan ketat, karena hasilnya dapat mempengaruhi bagaimana komisi platform digital disusun di seluruh dunia.
Postingan Apple Inc. (AAPL) Stock: Denied Appeal in UK App Store Commission Case, Faces $2 Billion Payout pertama kali muncul di CoinCentral.


