Setelah mencapai rekor tertinggi sekitar US$4 triliun dalam total valuasi pasar pada Oktober, pasar aset kripto kini mengalami salah satu koreksi terdalam dalamSetelah mencapai rekor tertinggi sekitar US$4 triliun dalam total valuasi pasar pada Oktober, pasar aset kripto kini mengalami salah satu koreksi terdalam dalam

Flight to Quality: Bagaimana Institusi Merespons Koreksi Terbaru Aset Kripto

2026/03/02 16:12
durasi baca 4 menit

Setelah mencapai rekor tertinggi sekitar US$4 triliun dalam total valuasi pasar pada Oktober, pasar aset kripto kini mengalami salah satu koreksi terdalam dalam beberapa tahun terakhir.

Bitcoin, yang sempat mencapai puncak mendekati US$126.000 saat reli, kini sudah terkoreksi ke kisaran rendah US$60.000. Posisi leverage bernilai miliaran dolar telah terlikuidasi, open interest menurun tajam dari puncak akhir tahun, dan likuiditas di berbagai exchange juga menipis. Aliran dana ETF pun berubah negatif, memperkuat fase de-risking institusional secara luas.

Kecepatan penurunan ini kembali memunculkan pertanyaan lama: ketika volatilitas melonjak dan likuiditas menurun, seperti apa sebenarnya reaksi institusi?

Bagaimana Modal Institusional Merespons Volatilitas

Bagi Sheldon Hunt, penurunan kali ini justru menceritakan hal berbeda dari yang muncul di pemberitaan. Sebagai founder dan CEO Sundial, sebuah protokol layer-2 Bitcoin yang menargetkan partisipasi institusi, ia melihat institusi justru menyederhanakan eksposur mereka, bukan malah meninggalkannya.

“Ketika Anda melihat volatilitas seperti ini, yang pertama mundur adalah risiko, eksposur, dan kompleksitas,” tutur Hunt kepada BeInCrypto saat diskusi di Liquidity Summit 2026 di Hong Kong, dan ia juga menambahkan:

Kembali ke hal-hal mendasar, menurut Hunt, paling mudah dipahami sebagai peralihan ke aset berkualitas.

Saat volatilitas meningkat, institusi biasanya mengurangi eksposur pada aplikasi yang lebih kompleks atau berisiko. Alih-alih mengejar strategi baru, mereka justru mempersempit fokusnya. Ia juga menambahkan:

Aktivitas Wallet sebagai Barometer Pasar

Selain perubahan dalam alokasi, Hunt juga memperhatikan perilaku on-chain sebagai sinyal awal terjadinya tekanan di pasar.

“Wallet umumnya tidak berbohong,” jelasnya, menggambarkan aktivitas wallet sebagai salah satu parameter paling jelas untuk melihat kesehatan pasar.

Saat periode volatilitas, ia melihat aset kripto keluar dari exchange maupun platform DeFi dan terkonsolidasi ke lebih sedikit wallet. Pergerakan ini, menurutnya, lebih mencerminkan kehati-hatian, bukan kapitulasi.

Hunt tidak melihat pergeseran saat ini hanya sebagai jeda singkat. Menurut penilaiannya, pasar memang sedang menghadapi tekanan likuiditas yang nyata.

Ia juga menunjuk pada volatilitas di pasar yang lebih luas serta kondisi keuangan yang makin mengetat sebagai alasan untuk semakin waspada. Untuk modal institusi, situasi ini mengubah tempo dalam proses pengambilan keputusan.

Hunt meyakini para pengelola modal kini kemungkinan akan bertindak lebih hati-hati di tengah kondisi likuiditas yang ketat seperti sekarang.

“Masih ada kemungkinan besar bahwa ini adalah awal dari bear market yang cukup berat, bahkan bisa berlangsung dua tahun atau lebih,” terang Hunt.

Jika penurunan berlangsung lama, waktu menjadi kurang penting dibanding ketahanan. Para pengelola modal akan fokus menjaga eksposur tanpa menambah risiko baru. Ia mendeskripsikan fase sekarang sebagai “meminimalkan eksposur risiko dan berusaha bertahan untuk jangka panjang.”

Menilai Yield Dari Perspektif Institusi

Pola pikir ini juga memengaruhi cara institusi memandang imbal hasil Bitcoin.

Hunt menjelaskan salah satu miskonsepsi paling umum adalah asumsi bahwa institusi selalu berfokus memaksimalkan imbal hasil. Dalam praktiknya, menurutnya, anggapan tersebut tidak sesuai dengan cara kerja pengelola modal profesional.

Menurut Hunt, pengelola modal profesional tidak akan mengejar imbal hasil 20% atau 30% di Bitcoin mereka jika potensi tersebut bergantung pada kompleksitas bertingkat dan struktur counterparty yang tidak jelas.

“Kenyataannya, institusi fokus pada meminimalkan risiko,” tegasnya. “Imbal hasil yang stabil dan aman untuk jangka panjang, meski hanya 1% atau 2%, jauh lebih sesuai dengan mandat mereka.”

Secara praktis, hal itu memengaruhi bagaimana produknya dievaluasi. Tingkat imbal hasil bukan satu-satunya penentu. Pengaturan custody, mekanisme settlement, dan skenario kerugian lebih sering menjadi pertimbangan utama dalam penilaian internal.

Meskipun diskusi tentang keuangan native Bitcoin makin ramai, Hunt menilai adopsi institusional yang benar-benar signifikan masih terbatas. Hunt juga menambahkan:

Sebagian besar BTC masih diam di penyimpanan jangka panjang. Bagi Hunt, kondisi ini menunjukkan bahwa lapisan infrastruktur masih dalam tahap pengembangan dan belum jenuh.

“Ini masih awal,” ucapnya. “Hari terbaik Bitcoin masih menanti di depan. Begitu pula dengan DeFi. Masih banyak potensi yang belum tergali.”

Lambatnya partisipasi institusional, menurut Hunt, mencerminkan cara mereka menilai risiko. Sebelum modal dikerahkan ke produk yield yang terstruktur, berbagai pertanyaan terkait kontrol custody, jaminan settlement, dan konsentrasi eksposur harus dijawab sesuai dengan mandat yang ada.

Custody, Kontrol, dan Siklus Berikutnya

Menatap siklus berikutnya, Hunt memperkirakan arsitektur akan jadi faktor lebih penting dibanding fitur yang tampak di permukaan.

“Saya sangat yakin dalam siklus berikutnya, opsi non-custodial bakal jadi prioritas utama,” papar Hunt, secara spesifik merujuk pada staking dan model settlement non-custodial yang memperhitungkan risiko custody.

Menurutnya, institusi ingin kepastian tentang siapa yang mengontrol aset di setiap tahap. Praktisnya, mereka ingin tetap memiliki kewenangan penuh atas settlement dan custody. Industri kripto memang sudah lama mengedepankan prinsip “jadi bank sendiri”. Bagi pengelola institusional, prinsip ini lebih terlihat sebagai arsitektur tata kelola daripada ideologi. Fase adopsi berikutnya akan sangat tergantung pada apakah arsitektur tersebut dapat memenuhi kerangka risiko tradisional.

Peluang Pasar
Logo 4
Harga 4(4)
$0.008427
$0.008427$0.008427
+8.31%
USD
Grafik Harga Live 4 (4)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.