SBS Transit telah menjalin kolaborasi strategis baru dengan perusahaan teknologi berbasis Singapura, Univers, untuk mengembangkan platform kecerdasan buatan dan Internet of Things yang dirancang untuk memodernisasi cara infrastruktur transportasi umum negara kota tersebut dipantau, dikelola, dan dioptimalkan.
Diumumkan pada hari Rabu, aliansi ini menandai langkah signifikan oleh salah satu operator transportasi terbesar Singapura dalam upayanya meningkatkan efisiensi operasional sambil menyelaraskan dengan tujuan dekarbonisasi jangka panjang negara tersebut.
Platform bersama, yang dibangun berdasarkan kemampuan AI dan IoT Univers yang sudah ada, akan terhubung ke jaringan luas aset SBS Transit di seluruh operasi bus dan kereta api. Dengan mengumpulkan aliran data real-time dari peralatan, fasilitas, dan sistem energi, solusi ini bertujuan untuk memberikan pandangan terpusat tentang kesehatan aset, anomali kinerja, dan konsumsi sumber daya. Menurut kedua perusahaan, tujuannya bukan hanya untuk meningkatkan keandalan sehari-hari tetapi juga untuk mengotomatisasi bagian pemeliharaan, mengurangi waktu henti, dan mengoptimalkan penggunaan energi di seluruh depot dan koridor transit.
Inti dari inisiatif ini adalah Global Impact AI Lab Univers, sebuah pusat teknologi yang berfokus pada pengembangan model AI berorientasi transportasi yang dapat diuji secara lokal dan akhirnya digunakan secara internasional. Kolaborasi ini memberi SBS Transit akses ke alat prediktif canggih sambil memposisikan Univers untuk mengembangkan teknologi manajemen energinya secara global.
Meskipun kemitraan ini menjanjikan keuntungan operasional yang berarti, ekosistem transportasi Singapura menghadirkan kendala unik, terutama dalam armada bus.
Per Desember 2024, Singapura mengoperasikan sekitar 5.800 bus umum. Hanya 1.140 di antaranya yang diperkirakan akan menjadi listrik pada akhir 2027, meskipun ada siklus pengadaan terbaru yang dirancang untuk mempercepat elektrifikasi. Ini berarti lebih dari 80% armada masih akan bergantung pada drivetrain tradisional selama beberapa tahun, membatasi sejauh mana optimalisasi berbasis perangkat lunak saja dapat mengurangi emisi.
Penerapan bus listrik juga tetap mahal. Tender November 2023 melihat 360 bus diperoleh seharga S$166,4 juta, sekitar S$460.000 per kendaraan. Meskipun optimalisasi pengisian berbasis AI dapat membantu memperpanjang umur baterai dan mengurangi pemborosan energi, pengurangan emisi yang sebenarnya akan terus bergantung sebagian besar pada pembaruan armada jangka panjang daripada peningkatan perangkat lunak.
Pemerintah Singapura telah menetapkan target untuk armada bus berenergi lebih bersih pada tahun 2040, dan Land Transport Authority (LTA) telah menguraikan rencana untuk menambahkan lebih dari 2.000 bus listrik selama lima tahun ke depan. Namun, dengan data yang tersedia untuk umum yang terbatas tentang konsumsi energi per kilometer bus atau penggunaan daya tingkat depot, besarnya peningkatan efisiensi yang dapat diberikan oleh platform Univers tetap tidak pasti.
Kolaborasi antara SBS Transit dan Univers juga hadir saat infrastruktur pengisian bus listrik negara tersebut menjadi semakin canggih.
Pada November 2023, LTA memberikan kontrak pengisian senilai S$46,1 juta untuk tiga depot, S$31,3 juta kepada konsorsium yang dipimpin Shell dan S$14,8 juta kepada Presico Engineering. Penerapan ini sudah mencakup sistem pengisian cerdas dengan diagnostik real-time, menandakan pergeseran industri yang lebih luas menuju manajemen energi terintegrasi.
Dengan tender 660 bus lainnya yang akan dikirimkan pada tahun 2027, kontrak infrastruktur pengisian diperkirakan akan semakin berkembang. Analis industri mencatat bahwa vendor AI yang ingin memasuki ruang ini harus terlibat lebih awal, seringkali sebelum tender depot dikeluarkan. Penawaran terintegrasi yang menggabungkan solusi perangkat keras dan perangkat lunak sering kali mengungguli proposal perangkat lunak mandiri, seperti yang terlihat dalam proses tender LTA sebelumnya.
Tender PT602 sebelumnya menarik 21 peserta lelang, termasuk produsen mobil besar dan pendatang baru di pasar. Banyak peserta memperkuat proposal mereka dengan bermitra dengan produsen bus atau pemasok perangkat keras, meningkatkan daya saing mereka di lingkungan di mana penawaran bundel menjadi norma.
Postingan New SBS–Univers Alliance Aims to Transform Transport Operations With AI and IoT Tech pertama kali muncul di CoinCentral.


