- Konflik: Bursa global (WFE) melobi SEC untuk memblokir "pengecualian inovasi" bagi platform kripto.
- Risiko: WFE berpendapat "saham tokenisasi" adalah aset sintetis yang tidak memiliki hak suara dan perlindungan kebangkrutan.
- Kebijakan: Langkah ini menantang rencana Ketua SEC Paul Atkins untuk mengurangi regulasi kripto guna mendorong inovasi AS.
Federasi Bursa Dunia (WFE) mendesak Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk mempertimbangkan kembali rencananya memberikan pengecualian regulasi untuk penawaran saham tokenisasi. Entitas tersebut memperingatkan bahwa langkah ini dapat mengekspos investor pada risiko besar.
Dalam surat terperinci yang diajukan pada 21 November, kelompok yang anggotanya termasuk Nasdaq dan Cboe, menentang gagasan "pengecualian inovasi" yang akan memungkinkan perusahaan kripto tidak terdaftar untuk menerbitkan versi digital dari ekuitas AS.
WFE mengatakan pendekatan ini dapat membuka pintu bagi platform untuk menjual token mirip saham tanpa memenuhi perlindungan yang ada di bursa tradisional.
Terkait: SEC Memprioritaskan Penyelesaian Backlog Penutupan saat Penerbit Mengincar Persetujuan ETF Lebih Cepat
Risiko Terkait Penawaran Tokenisasi
Menurut federasi tersebut, meningkatnya broker dan platform kripto yang menawarkan "saham AS tokenisasi" dipasarkan sebagai alternatif yang lebih cepat dan selalu terbuka dibandingkan perdagangan ekuitas reguler.
Namun kelompok tersebut mengatakan bahwa aset tiruan ini bukanlah saham nyata dan gagal memberikan hak, perlindungan, atau kontrol regulasi yang sama. WFE mengklaim bahwa kesenjangan ini menimbulkan risiko serius seputar kustodi aset, penyelesaian, transparansi, tata kelola, dan perlindungan investor.
Perdebatan ini muncul saat SEC mempertimbangkan permintaan dari perusahaan kripto yang menginginkan pengecualian untuk meluncurkan ekuitas tokenisasi di Amerika Serikat. Komisioner SEC Paul Atkins, mantan pelobi kripto, telah mendukung gagasan pengecualian inovasi untuk mempercepat pengembangan produk blockchain.
Dia berpendapat awal tahun ini bahwa pengecualian semacam itu dapat membantu memajukan tujuan yang dinyatakan Presiden Trump untuk menjadikan AS sebagai pusat global inovasi kripto.
WFE Menentang Pernyataan Atkins
WFE menentang pandangan Atkins, menambahkan bahwa meskipun mendukung inovasi yang bertanggung jawab, pengecualian harus sempit dan ditargetkan. Kelompok tersebut memperingatkan bahwa pemberian keringanan dapat mendistorsi persaingan, melemahkan aturan pengungkapan, dan memungkinkan perusahaan untuk melewati persyaratan pendaftaran hanya karena mereka menganggap regulasi tidak nyaman.
Badan tersebut menyarankan agar keringanan harus dibatasi waktu, bersyarat, dan disertai dengan pengawasan ketat, termasuk kontrol AML, segregasi aset, tata kelola transparan, dan pengawasan SEC yang berkelanjutan.
Kelompok tersebut juga merekomendasikan model sandbox di mana eksperimen tokenisasi dapat berlangsung di bawah batasan regulasi yang lebih ketat. Selain itu, surat tersebut merujuk pada peringatan WFE sebelumnya yang dikeluarkan pada Agustus, di mana kelompok tersebut memberi tahu regulator AS dan Eropa bahwa tokenisasi ekuitas oleh broker tidak teregulasi pihak ketiga menimbulkan risiko tata kelola dan kepatuhan yang serius.
Terkait: Fuse Crypto Menerima Surat No-Action dari SEC untuk Token ENERGY Berbasis Solana
Disclaimer: Informasi yang disajikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan. Artikel ini tidak merupakan nasihat keuangan atau nasihat dalam bentuk apa pun. Coin Edition tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul akibat penggunaan konten, produk, atau layanan yang disebutkan. Pembaca disarankan untuk berhati-hati sebelum mengambil tindakan terkait dengan perusahaan.
Sumber: https://coinedition.com/global-exchanges-clash-with-sec-chair-atkins-over-innovation-exemptions-for-tokenized-stocks/


