Bank Sentral Nigeria (CBN) telah memperkenalkan biaya tambahan pada penarikan kumulatif mingguan untuk individu dan...Bank Sentral Nigeria (CBN) telah memperkenalkan biaya tambahan pada penarikan kumulatif mingguan untuk individu dan...

CBN memperkenalkan biaya 3% untuk penarikan mingguan melebihi N500k, 5% untuk N5m

2025/12/03 18:20

Bank Sentral Nigeria (CBN) telah memperkenalkan biaya tambahan pada penarikan kumulatif mingguan untuk individu dan perusahaan yang melebihi batas yang ditetapkan. Aturan yang direvisi ini akan berlaku pada 1 Januari 2026.

Menurut surat edaran yang dirilis pada hari Selasa dan ditandatangani oleh Dr Rita I. Sike, Direktur Departemen Kebijakan & Regulasi Keuangan, regulator bank mencatat bahwa kebijakan terkait uang tunai bertujuan untuk memoderasi biaya pengelolaan uang tunai yang meningkat. Regulator mengatakan bahwa kebijakan telah diperkenalkan sebelumnya sebagai respons terhadap 

Perlu diingat bahwa CBN memperkenalkan kebijakan batas penarikan dan setoran tunai untuk mengatasi masalah keamanan dan mengurangi potensi pencucian uang yang terkait dengan ketergantungan ekonomi yang tinggi pada uang tunai. Selain itu, kebijakan tersebut berupaya mengurangi penggunaan uang tunai dan mendorong percepatan adopsi opsi pembayaran lain, khususnya saluran pembayaran elektronik.

CBN retains interest rate at 27.5%, encourages banks to make more cash available at ATMsGubernur Bank Sentral, Olayemi Cardoso

Dengan berlalunya waktu dan kebutuhan untuk menyelaraskan kebijakan dengan operasi pasar, CBN merevisi kebijakan terkait uang tunainya. "Dengan berlalunya waktu, muncul kebutuhan untuk menyederhanakan ketentuan kebijakan ini agar mencerminkan realitas saat ini," demikian disebutkan dalam surat edaran tersebut. 

Aturan penarikan tunai yang direvisi

Menurut surat edaran tersebut, penarikan tunai berlebih yang melebihi N500.000 mingguan untuk individu dan N5 juta untuk perusahaan kini akan dikenakan biaya masing-masing 3% dan 5%. Berdasarkan kuota pembagian, 40% akan dialokasikan ke CBN, dan 60% oleh bank atau lembaga keuangan.

Sebelumnya, regulator tidak mengatur penarikan yang melebihi batas. Dengan penerapan biaya ini, warga Nigeria kini dapat menarik di luar ambang batas. 

Namun, batas penarikan pada Anjungan Tunai Mandiri (ATM) tetap sama. Warga Nigeria masih dibatasi penarikan harian N100.000 (per nasabah), dengan maksimum N500.000 per minggu.

CBN warned commercial banks forcing customers to withdraw below limits

Baca Juga: CBN akan memulai aturan pengembalian dana 72 jam untuk korban penipuan bank.

  • Otorisasi khusus bagi individu dan perusahaan untuk menarik masing-masing N5 juta dan N10 juta, sekali sebulan, telah dihentikan. 
  • Semua denominasi mata uang kini dapat dimuat di ATM, sementara batas pencairan cek pihak ketiga melalui teller tetap N100.000.
  • Bank Umum diwajibkan untuk menyerahkan laporan bulanan tentang penarikan tunai di atas batas yang ditentukan, serta setoran tunai, kepada departemen pengawas terkait. 
  • Batas setoran kumulatif dan biaya untuk setoran berlebih telah dihentikan. Mereka juga harus membuat rekening terpisah untuk menyimpan biaya pemrosesan yang dikumpulkan dari penarikan tunai di atas batas.

Kebijakan yang direvisi ini muncul di tengah reformasi menyeluruh CBN di seluruh institusi keuangan Nigeria. Ini adalah bagian dari langkah terbaru untuk mengatur sektor keuangan demi transparansi, akuntabilitas, dan operasi yang bertanggung jawab. 

Dalam pedoman yang diusulkan yang dirilis pada hari Senin, korban penipuan Authorised Push Payment (APP) akan memiliki waktu hingga 72 jam untuk melaporkan insiden, setelah itu bank harus menyelidiki dan mengeluarkan pengembalian dana dalam jangka waktu yang ditetapkan.

Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung mandatnya dalam mempromosikan sistem keuangan yang sehat di Nigeria dengan mengatasi peningkatan insiden penipuan Authorised Push Payment. 

Peluang Pasar
Logo Lorenzo Protocol
Harga Lorenzo Protocol(BANK)
$0.03972
$0.03972$0.03972
-5.02%
USD
Grafik Harga Live Lorenzo Protocol (BANK)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.