Cryptoharian – Keseimbangan pasar global kembali goyah saat selera resiko melemah serentak lintas aset. Nilai pasar total pasar kripto berada di sekitar US$ 2,6Cryptoharian – Keseimbangan pasar global kembali goyah saat selera resiko melemah serentak lintas aset. Nilai pasar total pasar kripto berada di sekitar US$ 2,6

Investor Harus Hati-Hati, Ini Tanda Bahaya Menyoal Emas, Bitcoin dan Pasar Global

durasi baca 3 menit

Cryptoharian – Keseimbangan pasar global kembali goyah saat selera resiko melemah serentak lintas aset. Nilai pasar total pasar kripto berada di sekitar US$ 2,6 triliun, tetapi angka besar itu menutupi kerusakan yang terjadi di bawah permukaan, breakdown teknikal Bitcoin memicu gelombang likuidasi derivatif yang memperparah tekanan jual dan memaksa trader menurunkan eksposur.

Penurunan kali ini bukan sekedar ‘unwind’ pelan. Ini bergerak seperti mesin. Ketika leverage patah, margin call memaksa posisi ditutup paksa, dan penjualan otomatis mempercepat penurunan harga. Bitcoin sempat terseret ke area pertengahan US$ 75.000 dan pada hari berikutnya menyentuh US$ 76.444 di BitStamp.

Lonjakan volume perdagangan di atas US$ 130 miliar memperkuat satu pesan. Ini lebih mirip pasar yang sedang stres daripada partisipasi organik. Dalam fase seperti ini, ‘struktur’ sering lebih menentukan daripada narasi, dan untuk saat ini, struktur terlihat rapuh.

Yang membuat investor makin harus hati-hati adalah cara kripto bereaksi terhadap ketidakpastian. Meski label ‘digital gold’ masih sering dipakai, Bitcoin kembali diperdagangkan seperti aset beresiko ber-beta tinggi.

Ketika resiko geopolitik memanas, kripto tidak mendapat bid safe haven, ia justru ikut terseret bersama aset beresiko lain. Ethereum dan aset besar lain mencatat penurunan persentase yang lebih dalam. Ini sejatinya menandakan sikap defensif dalam ekosistem kripto sendiri, di mana modal cenderung bertahan di Bitcoin, bukan melebar ke altcoin.

Sementara kripto tertekan, logam mulia yang sebelumnya melesat karena ketakutan geopolitik juga mengalami ‘reckoning’ mereka sendiri. Emas terkoreksi tajam, turun sekitar 9 persen ke kisaran US$ 4.889 per ons, dan perak merosot kembali ke US$ 85,15 setelah volatilitas ekstrem.

Baca Juga: Meski Aktivitas Transaksi Ramai, Solana Tetap Keok oleh Pelemahan Pasar Global

Koreksi itu bukan sebagai perubahan keyakinan jangka panjang, melainkan aksi ambil untung agresif dari perdagangan yang sudah terlalu ramai dan terlalu cepat naik.

Di balik itu semua, geopolitik kembali mengambil setir. Meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika menyuntikkan headline risk ke berbagai pasar, dari kripto hingga minyak. Kabar soal latihan militer, sanksi yang menyinggung infrastruktur kripto, hingga retorika yang memanas membuat perilaku risk-off muncul hampir seketika. Pasar pun bereaksi lebih cepat terhadap judul berita daripada data ekonomi.

Menariknya, pasar paling ‘tenang’ justru datang dari obligasi. Saat kripto dan logam mulia berayun liar, permintaan pada U.S Treasury cenderung stabil dan imbal hasil bergerak turun.

Ke depan, titik perhatian terdekat adalah rilis data tenaga kerja Amerika untuk Januari. Data yang kuat bisa mendorong yield naik lagi, dan menguji reli obligasi. Sementara data yang lemah berpotensi memperpanjang posisi defensif di aset beresiko.

Untuk kripto, faktor makro mungkin sementara kalah dominan dibanding metrik leverage dan headline geopolitik dalam beberapa hari ke depan. Rapat The Fed berikutnya juga masih menunggu hingga 18 Maret, dan ekspektasi pasar saat ini condong ke tidak ada perubahan.

Secara teknikal, kemampuan Bitcoin merebut kembali area US$ 80.000 akan menjadi penentu nada Februari. Jika tetap di bawahnya, reli beresiko diperlakukan sebagai reli bounce, bukan perubahan tren. Jika bisa kembali di atas, trader mungkin mulai masuk lagi, namun dengan ritme lebih pelan karena leverage baru saja ‘dibilas’ oleh likuidasi.

Logam mulia berada di persimpangan yang mirip. Jika tekanan geopolitik meningkat lagi, momentum bisa cepat berbalik naik. Sebaliknya, tanda de-eskalasi dapat memperpanjang koreksi. Apa pun arahnya, satu hal yang tampak jelas yakni volatilitas tetap tinggi di komoditas, kripto dan suku bunga.

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.