Pasar cryptocurrency mengantisipasi perubahan signifikan di 2026 karena prediksi ahli berkisar dari pertumbuhan bullish yang didorong likuiditas hingga peringatan hati-hati tentang potensi penurunan. Dengan kondisi makroekonomi yang berkembang dan pertimbangan geopolitik, lintasan Bitcoin tetap menjadi titik fokus bagi investor dan analis.
Ticker yang disebutkan: $BTC, $ETH
Sentimen: Campuran (Outlook likuiditas optimis vs. peringatan pasar bear yang hati-hati)
Dampak harga: Netral — Meskipun prediksi optimis mengarah pada pertumbuhan, sentimen bearish yang berlaku menyarankan kehati-hatian, menunjukkan keseimbangan pasar yang kompleks.
Ide Trading (Bukan Nasihat Keuangan): Hold — Investor harus memantau sinyal makroekonomi dan perkembangan politik sebelum mengambil posisi signifikan.
Konteks pasar: Pasar kripto yang lebih luas tetap sensitif terhadap kebijakan Federal Reserve dan acara politik AS yang akan datang, yang dapat secara signifikan mempengaruhi harga Bitcoin di 2026.
Menurut Bill Barhydt, CEO Abra, potensi kenaikan Bitcoin di 2026 bergantung pada injeksi likuiditas dari Federal Reserve. Saat pembuat kebijakan bersiap untuk memotong suku bunga dan menerapkan quantitative easing, permintaan untuk aset berisiko, termasuk Bitcoin, bisa meningkat secara substansial. Barhydt menyatakan, "Kami melihat quantitative easing ringan sekarang, dan permintaan untuk utang pemerintah diperkirakan akan turun tajam tahun depan, yang pertanda baik untuk semua aset, termasuk Bitcoin." Langkah-langkah seperti itu dapat memicu tren bullish, terutama jika kejelasan regulasi AS membaik dan investor institusional terus meningkatkan alokasi kripto mereka.
CEO Abra Bill Barhydt menawarkan prediksi untuk BTC dan pasar kripto di 2026. Sumber: Schwab NetworkOutlook didukung oleh prospek perbaikan regulasi di AS dan peningkatan investasi institusional, yang dapat berkontribusi pada lingkungan kripto yang lebih kuat. Namun, sentimen di antara beberapa adopter awal Bitcoin tetap hati-hati, dengan kekhawatiran muncul bahwa 2026 mungkin masih melihat Bitcoin mengalami tren turun lebih lanjut, memasuki pasar bear yang bisa bertahan selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Analis ini memperingatkan bahwa faktor makroekonomi eksternal, seperti pemilihan dan kebijakan fiskal, akan memainkan peran kritis dalam membentuk kinerja aset.
Peluang pemilihan paruh waktu AS 2026. Sumber: Polymarket
Saat lanskap politik memanas menjelang pemilihan paruh waktu AS 2026, analis seperti Michael Terpin menyarankan bahwa pergeseran partisan yang signifikan dapat berdampak pada regulasi kripto, berpotensi mengimbangi manfaat makroekonomi dari pelonggaran kebijakan moneter. Dengan jajak pendapat menunjukkan probabilitas rendah untuk kemenangan Republik yang menyeluruh, ketidakpastian politik menambahkan lapisan kompleksitas pada prospek masa depan Bitcoin. Secara keseluruhan, para ahli setuju bahwa 2026 akan menjadi tahun penting, dibentuk oleh kebijakan likuiditas dan perkembangan politik yang akan menentukan tren jangka panjang Bitcoin.
Artikel ini awalnya diterbitkan sebagai Crypto Executive: How Low Rates & Money Printing Will Spark BTC's 2026 Boom di Crypto Breaking News – sumber terpercaya Anda untuk berita kripto, berita Bitcoin, dan pembaruan blockchain.


