Postingan Emas naik mendekati $4.350 karena taruhan pemotongan suku bunga Fed dan risiko geopolitik muncul di BitcoinEthereumNews.com. Harga emas (XAU/USD) naik mendekati $4.345 selamaPostingan Emas naik mendekati $4.350 karena taruhan pemotongan suku bunga Fed dan risiko geopolitik muncul di BitcoinEthereumNews.com. Harga emas (XAU/USD) naik mendekati $4.345 selama

Emas naik mendekati $4.350 karena taruhan pemotongan suku bunga Fed, risiko geopolitik

Harga emas (XAU/USD) naik mendekati $4.345 selama sesi Asia awal pada hari Jumat. Emas mengakhiri tahun 2025 dengan reli signifikan, mencapai kenaikan tahunan sekitar 65%, kenaikan tahunan terbesar sejak 1979. Reli logam mulia ini didukung oleh prospek pemotongan suku bunga AS lebih lanjut pada tahun 2026 dan arus safe-haven.

Federal Reserve AS (Fed) memutuskan untuk memotong suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pada pertemuan kebijakan bulan Desember, membawa suku bunga dana federal ke kisaran target 3,50%–3,75%. Mereka yang mendukung menyebutkan peningkatan risiko penurunan terhadap ketenagakerjaan dan pelonggaran tekanan inflasi. Gubernur Fed Stephen Miran memberikan suara menentang tindakan tersebut demi pemotongan suku bunga jumbo, sementara Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee dan Jeff Schmid dari Kansas City tidak setuju demi mempertahankan suku bunga tidak berubah.

Risalah dari pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 9-10 Desember menunjukkan bahwa sebagian besar pejabat Fed memandang pengurangan suku bunga lebih lanjut sebagai hal yang tepat, asalkan inflasi menurun seiring waktu, meskipun mereka tetap terbagi mengenai kapan dan seberapa besar pemotongan. Suku bunga yang lebih rendah dapat mengurangi biaya peluang memegang emas, mendukung logam mulia yang tidak menghasilkan yield ini.

Selain itu, konflik Israel-Iran yang terus berlanjut dan ketegangan AS-Venezuela yang sedang berlangsung dapat mendorong harga emas. Perlu dicatat bahwa trader mencari aset yang dapat mempertahankan nilai selama periode ketidakpastian, yang mendukung aset safe-haven tradisional seperti emas.

Di sisi lain, trader dapat membukukan keuntungan mereka atau menyeimbangkan kembali portofolio mereka, yang mungkin membatasi kenaikan untuk logam kuning ini. Chicago Mercantile Exchange (CME) Group, salah satu lantai perdagangan komoditas terbesar di dunia, menaikkan persyaratan margin untuk emas, perak, dan logam lainnya. Pemberitahuan ini mengharuskan trader untuk menyediakan lebih banyak uang tunai pada taruhan mereka untuk mengasuransikan kemungkinan trader gagal bayar ketika mereka mengambil pengiriman kontrak.

FAQ Emas

Emas telah memainkan peran kunci dalam sejarah manusia karena telah digunakan secara luas sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Saat ini, selain kilauannya dan penggunaannya untuk perhiasan, logam mulia ini secara luas dipandang sebagai aset safe-haven, yang berarti dianggap sebagai investasi yang baik selama masa bergejolak. Emas juga secara luas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan terhadap mata uang yang terdepresiasi karena tidak bergantung pada penerbit atau pemerintah tertentu.

Bank sentral adalah pemegang emas terbesar. Dalam upaya mereka untuk mendukung mata uang mereka di masa bergejolak, bank sentral cenderung mendiversifikasi cadangan mereka dan membeli emas untuk meningkatkan kekuatan ekonomi dan mata uang yang dipersepsikan. Cadangan emas yang tinggi dapat menjadi sumber kepercayaan terhadap solvabilitas suatu negara. Bank sentral menambahkan 1.136 ton emas senilai sekitar $70 miliar ke cadangan mereka pada tahun 2022, menurut data dari World Gold Council. Ini adalah pembelian tahunan tertinggi sejak pencatatan dimulai. Bank sentral dari ekonomi berkembang seperti China, India, dan Turki dengan cepat meningkatkan cadangan emas mereka.

Emas memiliki korelasi terbalik dengan Dolar AS dan US Treasuries, yang keduanya merupakan aset cadangan dan safe-haven utama. Ketika Dolar terdepresiasi, emas cenderung naik, memungkinkan investor dan bank sentral untuk mendiversifikasi aset mereka di masa bergejolak. Emas juga berkorelasi terbalik dengan aset berisiko. Reli di pasar saham cenderung melemahkan harga emas, sementara penjualan di pasar yang lebih berisiko cenderung menguntungkan logam mulia ini.

Harganya dapat bergerak karena berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau ketakutan akan resesi yang dalam dapat dengan cepat membuat harga emas meningkat karena status safe-haven-nya. Sebagai aset tanpa yield, emas cenderung naik dengan suku bunga yang lebih rendah, sementara biaya uang yang lebih tinggi biasanya menekan logam kuning ini. Namun, sebagian besar pergerakan tergantung pada bagaimana Dolar AS (USD) berperilaku karena aset tersebut dihargai dalam dolar (XAU/USD). Dolar yang kuat cenderung menjaga harga emas tetap terkendali, sedangkan Dolar yang lebih lemah kemungkinan akan mendorong harga emas naik.

Sumber: https://www.fxstreet.com/news/gold-price-forecast-xau-usd-climbs-to-near-4-350-on-fed-rate-cut-bets-geopolitical-risks-202601020020

Peluang Pasar
Logo NEAR
Harga NEAR(NEAR)
$1.666
$1.666$1.666
+1.83%
USD
Grafik Harga Live NEAR (NEAR)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.