Sebuah RUU Senat baru berupaya mendefinisikan regulasi kripto dengan memisahkan peran SEC dan CFTC sambil memerlukan dukungan bipartisan untuk disahkan.
Pasar kripto AS menghadapi titik balik saat para legislator bergerak cepat dengan aturan baru. Sebuah RUU Senat bertujuan membatasi kontrol SEC atas aset digital.
Proposal ini datang saat perusahaan mencari kejelasan dan stabilitas. Analis pasar memantau Kongres dengan cermat saat momentum meningkat di seluruh sektor keuangan.
RUU Senat Membidik Wewenang SEC atas Kripto
Legislator AS telah mengajukan undang-undang yang dirancang untuk mengurangi pengawasan SEC terhadap pasar kripto.
RUU ini berfokus pada pemisahan aset digital dari aturan sekuritas tradisional. Hasilnya, peran regulasi akan menjadi lebih terdefinisi di seluruh lembaga.
Akibatnya, pendukung berpendapat bahwa pendekatan ini mendukung keteraturan pasar dan kepastian hukum.
Proposal ini datang di tengah meningkatnya perdebatan tentang regulasi kripto di Kongres. Legislator dijadwalkan untuk meninjau RUU ini pada pertengahan Januari.
Namun, persetujuan komite masih memerlukan dukungan bipartisan. Oleh karena itu, negosiasi tetap menjadi pusat kemajuan RUU ini.
Pemimpin industri mengatakan aturan yang tidak jelas telah mendorong perusahaan ke luar negeri. Sementara itu, pasar luar negeri telah maju lebih cepat dengan kerangka kripto yang terdefinisi.
Pejabat AS kini menghadapi tekanan untuk menjaga inovasi tetap domestik. Konteks ini menambah urgensi pada proses legislatif.
Tinjauan CLARITY Act dan Persyaratan Pemungutan Suara Senat
CLARITY Act memerlukan dukungan dari kedua partai besar untuk maju. Meskipun pengesahan komite tampak mungkin, aturan debat Senat menaikkan ambang batas.
Enam puluh suara akan diperlukan untuk memajukan RUU ini.
Oleh karena itu, dukungan lintas partai tetap penting. Dukungan Partai Republik saja mungkin tidak menjamin pengesahan akhir.
Namun, diskusi dengan Demokrat telah berlanjut selama periode reses. Beberapa legislator melaporkan pembicaraan produktif tentang topik struktur pasar.
Pembicaraan ini bertujuan untuk menyeimbangkan inovasi dengan perlindungan konsumen. RUU ini juga mencari peran yang lebih jelas untuk SEC dan CFTC.
Legislator akan menilai bagaimana token harus diklasifikasikan. Mereka juga akan meninjau bagaimana bursa harus mendaftar. Hasilnya, tumpang tindih regulasi dapat dikurangi.
Bacaan Terkait: Senator Lummis Mendesak Kongres untuk Meloloskan RUU Struktur Pasar Kripto
Respons Pasar dan Konteks Regulasi yang Lebih Luas
Langkah Senat ini datang saat pasar kripto menunjukkan ketahanan selama ketidakpastian kebijakan. Sementara operasi pemerintah menghadapi jeda, aktivitas aset digital telah berlanjut.
Sementara itu, pengajuan ETF telah dilanjutkan saat lembaga kembali ke operasi penuh.
Dengan demikian, waktu ini menghubungkan legislasi dengan kepercayaan pasar. Beberapa aplikasi ETF kripto tetap dalam tinjauan oleh regulator.
Saat lembaga dibuka kembali, proses persetujuan dapat dipercepat. Analis mengharapkan aktivitas yang diperbarui di berbagai aset digital.
Selain itu, kejelasan legislatif dapat mendukung pertumbuhan pasar yang terstruktur. Perkembangan global juga mempengaruhi keputusan AS.
Eropa dan wilayah lain telah memberlakukan aturan kripto. Legislator AS kini menghadapi tekanan kompetitif.
Sumber: https://www.livebitcoinnews.com/us-senate-pushes-legislation-to-keep-sec-out-of-crypto-with-potential-market-shift/


