Postingan Morgan Stanley Akan Meluncurkan Dompet Kripto pada 2026 untuk Memacu Adopsi Web3 pertama kali muncul di Coinpedia Fintech News
Morgan Stanley, bank papan atas dengan aset kelolaan lebih dari $1,8 triliun, telah menggandakan komitmennya di industri kripto pada 2026. Institusi keuangan raksasa ini dilaporkan akan meluncurkan dompet kripto dan platform perdagangan sebelum akhir tahun ini.
Menurut laporan Bloomberg, Morgan Stanley telah merencanakan untuk meluncurkan dompet kripto pada paruh kedua 2026. Bank tersebut bermaksud memadukan industri kripto dengan keuangan tradisional di tengah lonjakan tokenisasi aset dunia nyata (RWA) yang sedang berlangsung.
Morgan Stanley juga berencana untuk meluncurkan perdagangan kripto di ETrade sebelum akhir paruh pertama 2026. Dengan demikian, bank tersebut akan bersaing dengan dompet kripto lama seperti MetaMask untuk memfasilitasi adopsi arus utama aset digital.
Morgan Stanley telah mengubah sikap kriptonya secara signifikan karena Amerika Serikat di bawah Presiden Donald memberlakukan regulasi kripto yang jelas. Misalnya, bank tersebut mengajukan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) untuk Bitcoin Trust dan Solana Trust.
Langkah mengejutkan ini terjadi setelah MSCI, yang berafiliasi dengan Morgan Stanley, membuat keputusan untuk tidak mengecualikan perbendaharaan aset digital dari pengindeksan globalnya. Bank tersebut telah mempercepat adopsi kriptonya pada 2026 menyusul kejelasan regulasi kumulatif di Amerika Serikat pada 2025.
Misalnya, operasi terkoordinasi choke point 2.0 diakhiri melalui intervensi beberapa lembaga pemerintah. Dengan implementasi Genius Act yang sedang berlangsung, Morgan Stanley yakin dalam membangun produk web3 yang aman dan teregulasi.


