Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengumumkan langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mengatasi krisis keterjangkauan perumahan di negara tersebut.
Dalam sebuah postingan yang dipublikasikan di Truth Social, Trump telah mengarahkan para perwakilannya untuk melanjutkan pembelian obligasi hipotek senilai $200 miliar, dengan tujuan yang dinyatakan untuk menurunkan suku bunga hipotek dan mengurangi pembayaran hipotek bulanan.
Inisiatif ini bertujuan untuk membuat rumah lebih terjangkau bagi jutaan orang Amerika, dalam konteks di mana harga perumahan dan suku bunga yang tinggi telah membuat banyak pembeli potensial berada di luar pasar.
Dalam beberapa tahun terakhir, pasar real estat AS telah mengalami fase permintaan yang lemah dan pertumbuhan pinjaman yang lambat. Para pembuat kebijakan telah berada di bawah tekanan yang meningkat untuk menemukan solusi efektif yang dapat mengurangi biaya pinjaman dan menghidupkan kembali aktivitas perumahan. Inisiatif Trump merupakan respons konkret terhadap tantangan-tantangan ini, yang bertujuan untuk merangsang sektor melalui intervensi masif di pasar obligasi hipotek.
Pengumuman Trump memiliki dampak langsung pada pemodal hipotek dalam operasi pra-pasar pada hari Jumat. Beberapa pemain utama di sektor ini mengalami kenaikan signifikan: loanDepot melihat sahamnya naik sebesar 17% sebelum pasar dibuka, sementara Rocket Companies meraih 6%. UWM Holdings dan Opendoor Technologies juga mendapat manfaat dari pengumuman tersebut, dengan kenaikan masing-masing 7% dan hampir 10%. Angka-angka ini menyoroti bagaimana keputusan politik dapat dengan cepat mempengaruhi ekspektasi investor dan nilai perusahaan yang terlibat dalam sektor real estat.
Untuk lebih memperkuat rencana tersebut, direktur Badan Keuangan Perumahan Federal Amerika Serikat, Bill Pulte, mengkonfirmasi di X bahwa Fannie Mae dan Freddie Mac akan melaksanakan pembelian obligasi hipotek. Kedua raksasa pembiayaan real estat ini telah berada di bawah kendali pemerintah sejak 2008, ketika mereka diselamatkan dengan dana publik selama krisis keuangan. Sebagai imbalannya, Departemen Keuangan memperoleh saham preferen yang, selama bertahun-tahun, telah mengamankan miliaran dolar dalam dividen.
Trump menekankan pentingnya keputusannya untuk tidak menjual Fannie Mae dan Freddie Mac di kuartal pertama kepresidenannya, menyatakan bahwa nilai mereka sekarang telah meningkat secara signifikan. Keputusan ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk memperkuat sektor real estat melalui keterlibatan langsung dari lembaga-lembaga federal utama.
Para investor memantau dengan cermat setiap langkah politik dan perubahan suku bunga yang dapat berdampak pada volume hipotek dan keuntungan, terutama setelah perlambatan berkepanjangan yang telah mempengaruhi pasar real estat AS. Intervensi Trump mewakili upaya untuk membalikkan tren ini, menawarkan peluang baru bagi pembeli rumah dan operator industri.
Ini bukan satu-satunya inisiatif yang diambil oleh pemerintahan Trump untuk mempromosikan aksesibilitas perumahan. Awal minggu ini, presiden mengumumkan rencana untuk melarang perusahaan Wall Street membeli rumah keluarga tunggal. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi tekanan pada harga perumahan dengan membatasi kehadiran investor institusional besar yang sering membeli properti dalam jumlah besar, mengeluarkannya dari pasar pribadi dan berkontribusi pada kenaikan harga.
Langkah-langkah terbaru Trump menandai pergeseran signifikan dalam kebijakan perumahan AS. Pembelian masif obligasi hipotek dan potensi larangan bagi perusahaan Wall Street untuk berinvestasi di properti residensial mewakili dua pilar strategi yang bertujuan membuat pasar real estat lebih terjangkau dan merangsang pemulihan setelah bertahun-tahun stagnan.
Masih harus dilihat apa dampak konkret dari langkah-langkah ini dalam jangka panjang, tetapi reaksi positif langsung dari pasar menunjukkan bahwa para pelaku industri melihat inisiatif-inisiatif ini sebagai tanda kepercayaan yang diperbarui dan potensi pertumbuhan.
Intervensi langsung Trump di pasar obligasi hipotek, bersama dengan langkah-langkah lain yang diumumkan, dapat mewakili titik balik bagi jutaan orang Amerika yang bergulat dengan kenaikan harga rumah dan suku bunga. Tujuan yang dinyatakan jelas: membuat perumahan dapat diakses oleh semua orang, merevitalisasi sektor real estat, dan mendukung pertumbuhan ekonomi negara. Para investor dan operator tetap fokus pada langkah-langkah berikutnya dari pemerintahan, sementara pasar menunggu untuk melihat apakah kebijakan-kebijakan ini akan benar-benar mengubah wajah perumahan di Amerika Serikat.


