Provinsi Davao Oriental telah secara resmi mengadopsi program Paleng-QR Ph Plus, sebuah inisiatif yang dirancang untuk mempromosikan transaksi non-tunai di antara pasar, pedagang lokal, dan sektor transportasi.
Upacara peluncuran berlangsung di Provincial Capitol Covered Court di Kota Mati. Acara ini dihadiri oleh pejabat lokal dan perwakilan dari Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP).
Sistem ini menggunakan kode QR untuk menyediakan metode pembayaran yang lebih aman dan efisien bagi penduduk.
Direktur Regional BSP Mindanao Judith Dolot menekankan bahwa adopsi sistem pembayaran digital sangat penting untuk adaptabilitas ekonomi.
Gubernur Davao Oriental Nelson L. Dayanghirang menyoroti bahwa inisiatif ini memperkuat "infrastruktur lunak" provinsi dengan membuat transaksi inklusif bagi pengusaha mikro.
Menanggapi kekhawatiran mengenai infrastruktur digital, Gubernur mengakui bahwa akses internet yang andal masih menjadi tantangan di beberapa bagian provinsi.
Ia mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi saat ini sedang bernegosiasi dengan Departemen Teknologi Informasi dan Komunikasi (DICT) untuk meningkatkan konektivitas.
Fokusnya adalah pada pemasangan Wi-Fi di area strategis seperti pasar umum dan tujuan wisata untuk mendukung sistem tersebut.
Versi "Plus" dari program ini memperluas cakupan inisiatif asli.
Menurut Dolot, program ini kini mencakup pedagang kaki lima, pembayaran transportasi, dan biaya pemerintah, memastikan aplikasi yang lebih luas di luar kios pasar tradisional.
Gambar unggulan oleh Philippine Information Agency.
Postingan Pasar dan Transportasi Davao Oriental Beralih Digital dengan Paleng-QR Ph Plus pertama kali muncul di Fintech News Philippines.


