HBAR milik Hedera memasuki Februari 2026 dalam tekanan setelah koreksi pasar yang tajam secara luas. Sejak pertengahan Januari, token ini turun hampir 35%, bahkHBAR milik Hedera memasuki Februari 2026 dalam tekanan setelah koreksi pasar yang tajam secara luas. Sejak pertengahan Januari, token ini turun hampir 35%, bahk

HBAR Masih Bullish setelah Turun 35%? Namun Satu Rekor Terputus Bisa Tunda Reli Harga

HBAR milik Hedera memasuki Februari 2026 dalam tekanan setelah koreksi pasar yang tajam secara luas. Sejak pertengahan Januari, token ini turun hampir 35%, bahkan koreksi makin besar selama aksi jual massal antara 21 Januari hingga 1 Februari. Dari level tertinggi November, harga HBAR sekarang turun lebih dari 40% dan momentum harga tetap lemah.

Meski demikian, indikator teknikal dan on-chain menunjukkan potensi pembalikan arah. Apakah potensi ini akan berubah jadi rebound atau justru breakdown berikutnya kini bergantung pada volume, arus dana, dan level support kunci.

Money Flow dan Falling Wedge Tunjukkan Pembeli Saat Koreksi Masih Aktif

Meskipun terjadi aksi jual belakangan ini, struktur grafik HBAR secara keseluruhan tetap konstruktif.

Sejak akhir Oktober 2025, harga HBAR bergerak di dalam pola falling wedge. Falling wedge terbentuk saat harga mencatatkan lower high dan lower low, namun struktur semakin menyempit dari waktu ke waktu. Biasanya, ini menandakan tekanan jual mulai melemah.

Bahkan setelah crash Januari, HBAR tetap berada dalam pola ini. Maka, peluang rebound jangka panjang masih terbuka.

Indikator money flow juga mendukung pandangan ini.

Chaikin Money Flow (CMF), yang memantau apakah dana besar mengalir masuk atau keluar dari suatu aset, membentuk divergensi jelas sejak akhir Desember. Antara 30 Desember sampai 2 Februari, harga HBAR cenderung turun, namun CMF justru naik. Artinya, modal masih terus masuk ke pasar meskipun harga turun.

Arus Dana Menguat ke BullishArus Dana Menguat ke Bullish | Sumber: TradingView

Ingin insight token seperti ini? Daftar Newsletter Kripto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

Meski CMF sempat turun di bawah garis tren naiknya dan sempat juga jatuh di bawah nol, tetapi posisinya masih dekat zona netral.

Money Flow Index (MFI) yang menjadi indikator aksi beli saat koreksi, menunjukkan pola serupa.

Sejak akhir November, harga HBAR tetap bergerak turun, sedangkan MFI justru naik. Ini menandakan trader sudah rutin beli saat koreksi selama lebih dari dua bulan. Baru-baru ini, MFI mulai melengkung naik lagi dan sekarang di kisaran 41. Jika bisa tembus di atas 54, maka terbentuk higher high dan divergensi bullish makin kuat.

Aksi Beli Saat Koreksi Masih Terjadi:Aksi Beli Saat Koreksi Masih Terjadi: TradingView

Secara bersamaan, CMF dan MFI mengindikasikan pembeli saat koreksi masih aktif. Bahkan setelah turun 35%, modal masih belum sepenuhnya keluar dari pasar. Justru, pembeli nampaknya diam-diam terus akumulasi di dalam pola falling wedge. Jadi, harapan akan rebound tetap bertahan.

Tetapi, untuk memastikan pemulihan berkelanjutan, harga juga perlu didukung oleh volume. Di sinilah risiko berikutnya terlihat.


Reli Spot Tiga Bulan Terputus, Apakah Bisa Membatasi Kenaikan?

Meskipun CMF dan MFI tampak konstruktif, data volume justru memberi sinyal kehati-hatian lebih.

Indikator On-Balance Volume (OBV) mengukur apakah volume mendukung tren harga. OBV yang naik menegaskan kekuatan beli, sedangkan OBV yang turun menandakan distribusi. Dalam kasus HBAR, OBV terus melemah.

Pada 29 Januari, OBV menembus ke bawah garis tren menurun utama. Sejak Oktober, OBV juga terus menunjukkan tren turun. Hal ini menghasilkan divergensi bearish.

Volume Hedera MelemahVolume Hedera Melemah | Sumber: TradingView

Ini berarti setiap kenaikan harga tidak didukung volume kuat. Kelemahan ini sekarang makin terlihat dari data spot flow.

Sejak akhir Oktober, HBAR terus mencatat arus keluar bersih mingguan secara konsisten. Selama hampir 14 pekan, lebih banyak token keluar dari exchange daripada yang masuk. Ini mencerminkan adanya akumulasi konstan di saat harga terkoreksi, sejalan dengan divergensi MFI yang telah dibahas tadi. namun, OBV yang melemah selalu membatasi potensi kenaikan.

Arus Spot HBAR Kini PositifArus Spot Kini Positif: Coinglass

Baru-baru ini saja tren ini terhenti.

Pada 2 Februari (analisis mingguan), HBAR mencatatkan pekan pertama arus masuk bersih yang signifikan sejak Oktober, dengan total sekitar US$749.000. Ini mengakhiri tren beli selama tiga bulan (saat artikel dibuat), yang mengisyaratkan pergeseran dari akumulasi menuju kemungkinan siap untuk aksi jual. Itu juga menjelaskan breakdown OBV terbaru, yang berada di bawah garis tren menurun.

Jadi meskipun CMF dan MFI menunjukkan pembeli masih eksis, pasar secara umum tidak lagi menyerap pasokan sebanyak sebelumnya. Tanpa arus keluar berkelanjutan, reli mungkin akan terus melemah — atau bahkan tidak terjadi sama sekali. Maka, perhatian beralih ke level harga berikutnya.


Level Harga HBAR yang Akan Tentukan Arah Februari

Dengan sinyal yang bercampur dari berbagai indikator, level harga HBAR kini menjadi sangat penting. Di sisi bawah, support utama berada di sekitar US$0,076.

Jika HBAR bertahan di atas US$0,076 dan CMF serta MFI terus membaik, maka upaya rebound bisa berlanjut. namun, jika terjadi penurunan bersih di bawah level ini, itu menandakan penjual kembali menguasai pasar, sesuatu yang sudah diisyaratkan oleh OBV.

Jika itu terjadi, target penurunan selanjutnya terbuka di sekitar US$0,062 dan US$0,043.

Analisis Harga HBARAnalisis Harga HBAR | Sumber: TradingView

Di sisi atas, rintangan pertama berada di US$0,090, jika OBV membaik.

Wilayah ini telah membatasi reli sejak Januari dan menjadi resistance jangka pendek. Jika level ini berhasil direbut kembali, itu menunjukkan kepercayaan awal mulai kembali. Di atas US$0,090, tes harga Hedera utama ada di sekitar US$0,107.

Pergerakan berkelanjutan di atas US$0,107 akan mengonfirmasi breakout dari pola falling wedge. Ini akan mengaktifkan target terukur dari wedge, yang menunjuk pada potensi kenaikan hingga 52% dalam jangka waktu tertentu. meski begitu, skenario tersebut masih cukup jauh untuk saat ini.

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.