Saham AS dibuka lebih tinggi dan Bitcoin bertahan di level $114 ribu saat Wall Street terus merayakan pendapatan perusahaan di tengah kegelisahan berkelanjutan seputar kesepakatan perdagangan.
Indeks acuan S&P 500 dibuka 0,3% lebih tinggi dan Nasdaq bertambah 0,5%, sementara Dow Jones Industrial Average naik sebesar 38 poin.
Sementara itu, Bitcoin (BTC) terus bertahan di sekitar $114.000, level yang dipertahankannya selama sebagian besar minggu ini karena tekanan jual terus berlanjut. Bitcoin mencapai rekor tertinggi di atas $123.000 pada Juli 2025.
Di seluruh pasar saham, sentimen tetap positif karena musim pendapatan mendorong keuntungan utama bagi perusahaan berkapitalisasi besar. Dengan saham teknologi memimpin dalam beberapa minggu terakhir, Wall Street merayakan pendapatan terbaru dari Disney (DIS) yang melampaui perkiraan.
Hasil kuartal ketiga perusahaan menarik perhatian setelah melampaui estimasi, didorong oleh kinerja kuat di segmen taman hiburan dan streaming. ESPN, divisi olahraga dan hiburan Disney, telah menandatangani kesepakatan lima tahun senilai $325 juta per tahun dengan WWE untuk membawa acara premium seperti WrestleMania, Royal Rumble, dan SummerSlam ke jaringannya.
Investor juga telah mengambil waktu untuk mencerna pendapatan Advanced Micro Devices, McDonald's, dan Uber. Saham AMD turun 5% setelah laba per sahamnya tidak mencapai estimasi, sementara saham Uber naik karena perusahaan mengungkapkan rencana pembelian kembali saham senilai $20 miliar di tengah pendapatannya yang melampaui perkiraan. Di sisi negatif, Snap anjlok 20% setelah pendapatannya tidak mencapai target.
Musim pendapatan berlanjut hari ini dengan nama-nama top yang akan melaporkan, termasuk Airbnb (ABNB), DoorDash (DASH), dan Lyft (LYFT).
Investor tetap fokus pada perkembangan perdagangan menjelang tenggat waktu 7 Agustus untuk tarif baru Presiden Donald Trump yang akan berlaku. Salah satu negara yang berusaha keras membuat kesepakatan adalah Swiss, yang presidennya berada di Washington saat negara tersebut berusaha menghindari tarif 39%.
Juga menjadi berita utama adalah kabar bahwa Presiden AS Trump akan mengumumkan investasi domestik sebesar $100 miliar oleh Apple. Perusahaan tersebut mengejar kesepakatan ini dalam upaya menghindari penalti terkait tarif lebih lanjut.


