Jaringan Ethereum sedang mengalami fase paling aktif sepanjang sejarahnya. Tapi, hal ini belum tentu menandakan prospek yang bullish. Data on-chain terbaru menunjukkan Ethereum mencapai tonggak penting karena jumlah transfer token mencetak rekor tertinggi. Namun, sinyal serupa di masa lalu tidak selalu diikuti kenaikan harga secara positif.
Selain itu, lonjakan tajam arus masuk ke exchange menimbulkan kekhawatiran bahwa tekanan jual sepertinya belum mereda.
Memasuki bulan Februari, data CryptoQuant mencatat bahwa Jumlah Transfer Ethereum—total transfer token—yang diukur dengan rata-rata 14 hari, menyentuh level rekor di 1,1 juta.
Sekilas, angka ini terlihat menjanjikan. Ini seolah menunjukkan pertumbuhan jaringan yang kuat dan adopsi Ethereum yang makin meluas.
Namun, analisis lebih mendalam menunjukkan bahwa hal ini mungkin bukan sinyal bullish yang diharapkan banyak orang. Sebaliknya, situasi ini bisa menandakan fase koreksi atau bahkan puncak harga siklikal, berdasarkan kejadian serupa di masa lalu.
Analis CryptoQuant, CryptoOnchain, menyoroti dua periode saat aktivitas jaringan Ethereum yang sangat tinggi justru menjadi sinyal puncak pasar.
Penyebabnya cukup jelas. Pergerakan ETH yang meningkat biasanya menunjukkan bahwa makin banyak investor menarik dana dari wallet, biasanya dalam jumlah besar. Pola ini bisa menjadi potensi aksi jual karena ekspektasi ke depannya yang memburuk.
Pandangan ini semakin kuat dengan adanya lonjakan Ethereum Exchange Inflow (Top 10), saat ETH menembus di bawah US$2.300 pada awal Februari.
Ethereum Exchange Inflow (Top 10) adalah jumlah total koin dari sepuluh transaksi arus masuk terbesar ke exchange. Nilai tinggi mengindikasikan meningkatnya jumlah investor yang menyetorkan dana besar secara bersamaan. Kondisi seperti ini sering kali menjadi tanda tekanan jual meningkat dan risiko penurunan harga selanjutnya.
Pada 3 Februari, metrik ini melonjak ke 1,3 juta, level tertinggi dalam setahun terakhir. Dua hari kemudian, harga ETH turun dari US$2.230 ke bawah US$2.100.
Berdasarkan analisis dari BeInCrypto, agar tren benar-benar berbalik arah, Ethereum perlu pulih minimal ke angka US$3.000. Dalam jangka pendek, ETH kemungkinan masih akan bergerak turun ke level support US$2.000, selama tekanan jual belum terselesaikan.

