Dominic Kwok, co-founder EasyA, mengomentari pergerakan pasar terkini setelah membagikan gambar yang membandingkan kinerja jangka pendek XRP dan Bitcoin.
Data yang ditampilkan dalam visual terlampir menunjukkan bahwa XRP mencatat keuntungan sekitar 25,65% selama periode pengamatan, sementara Bitcoin naik sekitar 9,06%. Berdasarkan angka-angka ini, Kwok menyatakan bahwa XRP mengungguli Bitcoin sekitar tiga kali lipat pada hari tersebut.
Dalam postingannya, Kwok menjelaskan bahwa ketika dua aset menunjukkan aksi harga yang berbeda, perilaku tersebut merupakan decoupling. Ia menekankan bahwa konsep ini tidak boleh dipandang sebagai peristiwa sekali waktu, melainkan sebagai perkembangan bertahap yang terjadi seiring waktu.
Menurut Kwok, divergensi berulang antara aset sangat berarti, karena setiap kejadian meningkatkan kemungkinan pemisahan yang bertahan lama dalam perdagangan mereka.
Kwok mengulangi posisi yang pernah ia ungkapkan sebelumnya, mencatat bahwa decoupling tidak terjadi dalam semalam. Ia berargumen bahwa satu sesi perdagangan tidak cukup untuk mengonfirmasi perubahan permanen dalam perilaku pasar.
Sebaliknya, ia menekankan bahwa konsistensi divergensi lebih penting daripada hasil yang terisolasi. Dari perspektifnya, fakta bahwa XRP telah berulang kali menunjukkan pergerakan harga independen relatif terhadap Bitcoin lebih penting daripada perbandingan persentase tunggal.
Grafik yang dilampirkan pada postingan Kwok mendukung pandangan ini. Kedua aset menunjukkan pergerakan dalam kerangka waktu naik yang sama, tetapi skala kemajuan XRP jelas lebih besar. Kwok menunjuk pada perbedaan ini sebagai contoh lain dari aksi harga yang bergerak dalam arah berbeda atau dengan intensitas yang berbeda, yang ia lihat sebagai bagian dari transisi jangka panjang daripada pergeseran yang telah selesai.
Beberapa komentator mempertanyakan apakah kinerja hari itu benar-benar mendukung gagasan decoupling. Seorang pengguna yang diidentifikasi sebagai Crockett berpendapat bahwa pergerakan XRP yang lebih kuat bisa dijelaskan oleh penurunannya sebelumnya.
Menurut pandangan ini, XRP telah turun lebih tajam daripada Bitcoin sebelumnya, membuat rebound yang lebih kuat lebih mungkin terjadi. Crockett menyarankan bahwa pola ini tidak menunjukkan independensi, menambahkan bahwa XRP sering kali masih bereaksi erat terhadap pergerakan Bitcoin, turun ketika Bitcoin melemah dan pulih saat Bitcoin stabil.
Komentator lain, JohnnyCrackCornNIDC, merujuk pada aktivitas perdagangan hari sebelumnya, mencatat bahwa XRP telah turun pada persentase yang jauh lebih tinggi daripada banyak aset digital lainnya. Dari perspektif itu, keuntungan terkini hanya mengimbangi kerugian sebelumnya, membuat kinerja keseluruhan lebih seimbang ketika dilihat dalam beberapa hari daripada satu sesi.
Komentar Kwok menyoroti perpecahan yang jelas dalam interpretasi peserta pasar tentang divergensi jangka pendek. Posisinya berfokus pada pengulangan dan akumulasi bukti dari waktu ke waktu, sementara kritikus menempatkan lebih banyak bobot pada volatilitas terkini dan kerugian relatif.
Pertukaran tersebut mencerminkan ketidaksepakatan yang sedang berlangsung tentang bagaimana menilai independensi antara aset digital utama dan apakah kinerja jangka pendek yang lebih baik cukup untuk mendukung klaim pemisahan yang bertahan lama.
Disclaimer: Konten ini dimaksudkan untuk menginformasikan dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini mungkin mencakup pendapat pribadi penulis dan tidak mewakili pendapat Times Tabloid. Pembaca disarankan untuk melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. Tindakan apa pun yang diambil oleh pembaca sepenuhnya merupakan risiko mereka sendiri. Times Tabloid tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial apa pun.
Ikuti kami di X, Facebook, Telegram, dan Google News
Postingan EasyA's Dom Kwok: Whenever XRP Price Action Diverges, This Happens muncul pertama kali di Times Tabloid.


