Pasar kripto yang lebih luas menghadapi ujian besar minggu ini dengan rilis angka inflasi CPI AS. Faktor makro lainnya seperti data Pekerjaan AS juga akan berperan saat harga BTC melakukan pemulihan di atas $70.000 selama akhir pekan. Akan menarik untuk melihat apakah rebound BTC ini bertahan dari sini.
Pasar kripto memasuki minggu yang padat dengan data dan laporan pendapatan. Beberapa rilis ekonomi AS dan hasil korporat besar diperkirakan akan mempengaruhi suku bunga, ekuitas, dan mata uang kripto.
Pada Senin, 9 Februari, Federal Reserve akan menarik perhatian pasar karena Donald Trump secara resmi menominasikan Kevin Warsh untuk menggantikan Jerome Powell sebagai Ketua Federal Reserve. Jika dikonfirmasi, Warsh akan membawa pengalaman sebelumnya sebagai gubernur Federal Reserve.
Pada 10 Februari, data penjualan ritel AS akan dirilis yang menunjukkan keadaan barang konsumen dan permintaan. Selanjutnya, pada 11 Februari, investor akan fokus pada laporan pekerjaan AS.
Situasi tampak rumit karena Amerika Serikat mencatat lebih dari 108.000 pemotongan pekerjaan bulan lalu. Ini menandai Januari terburuk untuk PHK sejak krisis keuangan global 2009. Pasar ekuitas AS ditutup dengan catatan kuat minggu lalu, dengan indeks Dow Jones melewati 50.000. Menariknya, Presiden AS Donald Trump telah mengatakan bahwa Dow Jones bisa berlipat ganda menjadi 100.000 pada akhir masa jabatannya.
Down Jones President Trump | Source: Donald Trump
Minggu ini diakhiri dengan laporan inflasi Indeks Harga Konsumen (CPI) AS. Pasar kripto dapat mengharapkan volatilitas yang meningkat karena data makro dan pendapatan korporat membentuk ekspektasi seputar inflasi, kebijakan moneter, dll.
US Govt Shutdown Chances | Source: Polymarket
Risiko lain untuk pasar kripto bisa jadi adalah penutupan pemerintah AS. Menurut data Polymarket, ada peluang 70% penutupan pemerintah AS pada 14 Februari. Ini bisa menentukan arah pasar selanjutnya.
Peneliti di 10x Research masih percaya bahwa pasar kripto dapat menghadapi penurunan akhir di tengah arus modal dan sentimen yang lemah. Dalam laporan terbarunya, perusahaan menganalisis positioning derivatif, volatilitas, suku bunga pendanaan, indikator sentimen, arus ETF dan stablecoin.
10x Research menegaskan kembali bahwa mereka telah memperingatkan minggu lalu bahwa penembusan Bitcoin di bawah $87.000 harus ditanggapi dengan serius. Sejak saat itu, Bitcoin telah turun sekitar 12%, sementara Ethereum turun sekitar 17%. Ini memvalidasi sikap hati-hati perusahaan.
Arus keluar ETF yang persisten dan penarikan stablecoin menunjukkan bahwa investor belum siap untuk membeli saat penurunan. Para peneliti mencatat bahwa meskipun sentimen dan indikator teknis mendekati level ekstrem, tren penurunan yang lebih luas tetap utuh.
Crypto market selloff | Source: 10x Research
Para peneliti mencatat kurangnya katalis bullish yang jelas. Dengan demikian, mereka mengharapkan trader tetap fokus pada deleveraging dan mengurangi risiko.
Menurut platform analitik blockchain CryptoQuant, pemegang Bitcoin besar secara signifikan meningkatkan akumulasi selama penurunan pasar baru-baru ini. Menurut perusahaan, penurunan harga mendorong paus untuk membeli Bitcoin dalam jumlah besar.
Pada 6 Februari, sekitar 66.940 BTC mengalir ke dompet akumulator, menandai arus masuk satu hari terbesar dalam siklus ini. CryptoQuant mengatakan pergerakan ini menunjukkan akumulasi strategis oleh investor besar di tengah kelemahan pasar.
Bitcoin whale accumulation | Source: CryptoQuant
Di sisi lain, bursa kripto Binance telah membeli lebih banyak BTC dari dana SAFU pengguna. Binance telah menambahkan sekitar 4.225 BTC, senilai sekitar $300 juta, ke Secure Asset Fund for Users (SAFU), menurut data on-chain.
Binance Bitcoin purchase SAFU funds | Source: Arkham Intelligence
Pembelian ini memperkuat cadangan SAFU bursa. Bulan lalu, Binance mengatakan akan menginvestasikan $1 miliar dari dana SAFU, dan mendukungnya dengan cadangan tambahan jika diperlukan. Bursa menganggap ini sebagai peluang yang tepat dengan membeli saat harga Bitcoin turun.
The post What to Expect From Bitcoin and Crypto Market With US CPI and Jobs Data This Week? appeared first on The Market Periodical.

Teknologi
Bagikan
Bagikan artikel ini
Salin tautanX (Twitter)LinkedInFacebookEmail
MegaETH meluncurkan mainnet saat perdebatan scaling Ethereum

