Goldman Sachs Memperluas Kepemilikan ETF Kripto Menjadi $2,4 Miliar, Menambahkan XRP dan Solana dalam Pergeseran Strategis
Goldman Sachs telah secara signifikan memperluas eksposurnya terhadap aset digital, melaporkan kepemilikan terkait mata uang kripto sekitar $2,4 miliar, menurut pengajuan regulasi tertanggal 10 Februari 2026. Pengungkapan tersebut mengungkapkan pendekatan yang lebih luas dan lebih terdiversifikasi terhadap investasi kripto, dengan posisi baru yang terkait dengan dana yang diperdagangkan di bursa XRP dan Solana di samping alokasi substansial untuk Bitcoin dan Ethereum.
Langkah ini menggarisbawahi evolusi yang signifikan dalam sikap bank terhadap aset digital. Mata uang kripto yang dulunya dipandang dengan hati-hati oleh lembaga keuangan tradisional, semakin menjadi bagian dari portofolio institusional terstruktur, terutama melalui produk yang diperdagangkan di bursa yang diatur.
Pengajuan terbaru menunjukkan bahwa investasi terkait kripto Goldman Sachs tumbuh sekitar 15 persen selama tiga bulan terakhir. Portofolio tersebut mencakup eksposur Bitcoin sekitar $1,1 miliar dan $1 miliar yang terkait dengan Ethereum, mewakili alokasi yang hampir sama antara dua aset digital terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar.
| Sumber: X(sebelumnya twitter) |
Keseimbangan tersebut telah menarik perhatian di seluruh Wall Street. Secara historis, investor institusional cenderung memberikan bobot berlebih pada Bitcoin, sering memandangnya sebagai penyimpan nilai digital yang mirip dengan emas. Ethereum, meskipun diadopsi secara luas untuk aplikasi terdesentralisasi dan kontrak pintar, biasanya menempati bagian yang lebih kecil dari portofolio kripto institusional.
Posisi Goldman Sachs menunjukkan keyakinan yang lebih luas terhadap utilitas jangka panjang jaringan blockchain di luar penyimpanan nilai sederhana. Dengan mengalokasikan hampir sama banyak untuk Ethereum seperti Bitcoin, bank tersebut tampaknya memberi sinyal kepercayaan pada infrastruktur keuangan terdesentralisasi dan teknologi kontrak pintar sebagai komponen integral dari sistem keuangan masa depan.
Untuk pertama kalinya, bank juga telah menambahkan eksposur XRP dan Solana ke portofolio ETF kriptonya. Kepemilikan sekarang mencakup sekitar $153 juta dalam dana terkait XRP dan $108 juta dalam ETF terkait Solana, mencerminkan strategi yang melampaui dua mata uang kripto dominan.
XRP telah banyak dikaitkan dengan infrastruktur pembayaran lintas batas, sementara Solana dikenal dengan transaksi berkecepatan tinggi dan biaya jaringan yang lebih rendah. Penyertaan kedua aset tersebut menunjukkan Goldman Sachs melakukan diversifikasi berdasarkan utilitas blockchain dan potensi pertumbuhan ekosistem.
Meskipun $2,4 miliar cukup substansial dalam istilah absolut, ini mewakili kurang dari satu persen dari total aset bank yang lebih dari $3 triliun. Analis menggambarkan langkah tersebut sebagai strategis namun terukur, menandakan kepercayaan institusional tanpa eksposur risiko yang berlebihan.
Pengamat pasar mengatakan pergeseran ini menyoroti transisi institusional yang lebih luas dari skeptisisme ke partisipasi terstruktur di pasar aset digital. Dengan kejelasan regulasi yang meningkat dan produk kripto yang diperdagangkan di bursa semakin populer, lembaga keuangan besar tampaknya semakin nyaman mengintegrasikan aset digital ke dalam strategi investasi jangka panjang.
hokanews.com – Bukan Hanya Berita Kripto. Ini Budaya Kripto.
