MANILA, Filipina – Bagaimana seseorang benar-benar bisa "move on"?
Tanggalnya adalah 22 Februari 1986. Apa yang mereka kira adalah sore yang kaku dan normal ternyata menjadi momen bersejarah yang penting bagi negara.
Sebuah diskusi yang terdengar dari ruang editor. Suara tegas dan memerintah dari tokoh gereja yang familiar, memanggil orang-orang untuk bergerak. Sebuah gerakan sedang berkembang di sepanjang salah satu jalan utama ibu kota Filipina.
Dengarkan kisah Chito Dela Vega, seorang jurnalis pemula yang dulunya bekerja untuk ruang redaksi dengan bos yang mendukung rezim Marcos; Sister Cho Borromeo, seorang biarawati yang mengira dia akan mati di jalanan; dan Carmela Abao, mantan pemimpin mahasiswa yang menghabiskan sebagian besar akhir pekannya membantu para tahanan.
Empat puluh tahun kemudian, tiga veteran dari Gerakan People Power EDSA ini berkumpul kembali dengan aktor Gen Z Jerom Canlas untuk mengingat seperti apa 40 tahun yang lalu, sambil menikmati merienda (camilan sore) dari makanan yang sama yang pernah dibagikan di jalan ikonik tersebut.
Rappler mempersembahkan Move On: 40 years of People Power.
Tandai halaman ini untuk menonton pertemuan mereka pada Senin, 22 Februari. – Rappler.com

