Siapa yang mengira bahwa stiker digital lucu di Telegram bisa menjadi komoditas bernilai jutaan dolar? Tapi itulah yang terjadi. Menurut Dune, platform pesan populer ini kini telah mencatat total penjualan primer Hadiah NFT Telegram melebihi $57 juta.
Bahkan, seperti yang kami soroti sebelumnya pada Agustus ini, angka ini baru mencapai $49 juta. Ini menunjukkan lonjakan jutaan dolar hanya dalam beberapa minggu.
Sistem pemberian hadiah berbasis blockchain Telegram relatif baru, tetapi tampaknya tidak butuh waktu lama bagi pengguna untuk jatuh cinta padanya. Mereka membeli NFT ini, kemudian menghadiahkannya kepada teman, atau bahkan memperdagangkannya. Dari 124 hadiah digital yang tersedia, 90 telah ditingkatkan, sementara sisanya—ya, masih dalam versi aslinya.
Sumber: Dune
Jumlah dompet unik yang terlibat juga mengejutkan. Data terbaru menunjukkan bahwa lebih dari 357.000 dompet memperdagangkan Hadiah NFT Telegram, baik off-chain maupun on-chain. Entah itu desain yang lucu atau potensi keuntungan yang menggiurkan, satu hal yang jelas: NFT di Telegram bukan main-main.
Di sisi lain, sementara ekosistem Telegram menjadi semakin ramai, pasar NFT secara umum tidak diam saja.
Menurut laporan terbaru dari CNF, penjualan NFT pada Juli 2025 mencatat angka bulanan tertinggi kedua tahun ini. Ini cukup mengejutkan mengingat jumlah pembeli unik sebenarnya telah menurun. Di tengah tren ini, Telegram justru semakin mempercepat langkahnya.
Ethereum masih memimpin volume transaksi NFT, mencapai $275,6 juta bulan lalu, peningkatan 56% dibandingkan bulan sebelumnya. NFT Bitcoin mengikuti di belakangnya, mencatat $74,3 juta, diikuti oleh Polygon dengan $71,6 juta. Namun, dalam hal persentase pertumbuhan volume, Cardano mencuri perhatian.
Telegram mungkin belum mencapai level yang sama dengan Ethereum atau Bitcoin, tetapi mengingat kecepatannya mencapai $57 juta dalam waktu singkat, banyak yang mulai menganggapnya sebagai pemain serius. Ini terutama benar mengingat valuasi pasar saat ini sebesar $153 juta, dengan FDV mendekati $182 juta.
Apa yang membuat NFT Telegram berbeda dari kebanyakan NFT? Salah satu alasannya adalah aksesibilitas. Tidak semua orang nyaman bermain dengan NFT melalui pasar besar seperti OpenSea. Tapi Telegram? Hampir semua orang memiliki aplikasinya. Jadi proses pembelian, pengiriman, dan bahkan penjualan kembali terasa lebih alami, terutama bagi pengguna pemula.
Sejak pertengahan Juni, Telegram telah memperluas fungsi pemberian hadiahnya dengan memperkenalkan stiker yang dapat diperdagangkan, semakin memperluas pilihan koleksi dan transaksi. Tiba-tiba, apa yang dulunya hanya "hadiah menyenangkan" telah menjadi aset digital yang dapat dijual dengan harga substansial.
Tidak hanya itu, banyak pengguna mulai memandang NFT ini bukan hanya sebagai koleksi, tetapi juga sebagai semacam "bukti digital" dari koneksi sosial atau bahkan gaya hidup. Dan ketika fungsi sosial bertemu dengan nilai pasar? Itu adalah resep pasti untuk booming.


