Cryptoharian – Seorang astrofisikawan terlatih Harvard bernama Stephen menilai reli besar berikutnya pada harga Bitcoin kemungkinan tidak terjadi dalam waktu deCryptoharian – Seorang astrofisikawan terlatih Harvard bernama Stephen menilai reli besar berikutnya pada harga Bitcoin kemungkinan tidak terjadi dalam waktu de

Astrofisikawan Harvard Percaya Reli Besar Bitcoin Bisa Datang 2027, Apa Dasarnya?

2026/02/20 13:01
durasi baca 3 menit

Cryptoharian – Seorang astrofisikawan terlatih Harvard bernama Stephen menilai reli besar berikutnya pada harga Bitcoin kemungkinan tidak terjadi dalam waktu dekat. Namun, ketika reli itu datang, ia percaya pergerakannya cenderung mengikuti pola matematis yang cukup jelas, berbasis tren jangka panjang yang disebut power law.

Dalam sebuah diskusi terbaru, Stephen bercerita bahwa ia menghabiskan sebagian besar 2025 untuk menguji satu pertanyaan utama, yakni apakah Bitcoin akan membentuk gelembung besar berikutnya, dan seberapa besar ukurannya.

“Namun, setelah puncak harga Bitcoin terjadi, perilaku pasar 2025 tidak menyerupai siklus-siklus sebelumnya,” ungkap Stephen.

Stephen menjelaskan, lintasan pertumbuhan Bitcoin dalam jangka panjang bergerak mengikuti pola logaritmik yang relatif dapat dipetakan. Ketika harga bergerak terlalu jauh di atas tren itu, barulah kondisi ‘bubble’ atau gelembung yang sesungguhnya muncul.

Dari kacamata tersebut, ia menilai 2025 bukan tahun bubble yang nyata, meski Bitcoin sempat mencetak rekor.

“Bitcoin sempat menembus level tertinggi baru pada Oktober 2025. Namun, jarak kenaikannya dari ‘harga tren’ tidak cukup esktrem untuk disebut bubble klasik seperti 2013, 2017 atau 2021,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa harga tren pada Oktober berada disekitar US$ 110.000, sementara puncaknya hanya melampaui tren itu sekitar US$ 13.000 – US$ 14.000. Berdasarkan kerangka statistik yang ia gunakan, pasar baru masuk wilayah ‘bubble‘ yang benar-benar signifikan, ketika deviasinya jauh lebih besar.

Dari pengamatannya, untuk menyentuh ukuran ‘satu sigma’ saja, harga seharusnya sudah berada di kisaran US$ 160.000 atau lebih. Artinya, meskipun publik melihat US$ 120.000 sebagai sesuatu yang heboh, Stephen menilai secara struktur itu masih berada dalam rentang yang relatif wajar dibandingkan gelembung historis yang benar-benar vertikal.

Baca Juga: Influencer Sebut Bitcoin Kemungkinan Bisa ATH Lagi Tahun 2028

Astrofisikawan tersebut juga membandingkan dua pendekatan prediksi yang sering ia gunakan, yakni model siklus empat tahunan yang populer di komunitas kripto, dan model log-periodic power law yang ia gunakan.

“Model empat tahunan menurut saya hasilnya tidak konsisten untuk memprediksi 2025. Berbeda dengan model log-periodic yang punya rekam jejak lebih rapi dalam mengantisipasi puncak-puncak besar, dengan deviasi waktu rata-rata sekitar setengah tahun,” kata Stephen.

Dari pembacaan Stephen, puncak gelembung besar berikutnya lebih masuk akal terjadi pada 2027, dan bisa memanjang hingga 2028. Ia menyiratkan pergerakan naik dapat mulai terbentuk sebelumnya, tetapi fase “naik yang cantik” baru terlihat jelas menjelang 2027.

Dia juga menyinggung perbandingan Bitcoin dan emas. Ia menyebut sejak 2011, Bitcoin naik lebih dari 100.000 kali lipat, sementara emas kurang lebih hanya tiga kali. Namun, ia mengakui bahwa pada 2025 Bitcoin melemah relatif terhadap emas.

Berdasarkan model regresinya, ia memperkirakan ‘nilai wajar’ Bitcoin terhadap emas berada di sekitar 48 ons emas per 1 BTC. Sementara saat ini, posisinya disebut hanya sekitar 16 ons, kira-kira satu standar deviasi di bawah tren menurut kerangkanya.

“Dengan kata lain, jika model saya akurat, Bitcoin saat ini terlihat murah relatif terhadap emas,” pungkas Stephen.

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.