Cryptoharian – Tether, yang merupakan perusahaan penerbit stablecoin terbesar di dunia USDT, mengumumkan akan menghentikan dukungan untuk CNH₮, stablecoin yang Cryptoharian – Tether, yang merupakan perusahaan penerbit stablecoin terbesar di dunia USDT, mengumumkan akan menghentikan dukungan untuk CNH₮, stablecoin yang

Stablecoin CNH₮ Ditutup Bertahap, Tether Minta Pengguna Segera Redeem

2026/02/22 15:03
durasi baca 2 menit

Cryptoharian – Tether, yang merupakan perusahaan penerbit stablecoin terbesar di dunia USDT, mengumumkan akan menghentikan dukungan untuk CNH₮, stablecoin yang dipatok ke yuan Tiongkok lepas pantai. Perusahaan menyatakan pencetakan (minting) CNH₮ sudah dihentikan, sementara layanan penebusan (redeem) akan ditutup sepenuhnya dalam waktu setahun.

Dari pengumuman yang disampaikan pada 20 Februari lalu, Tether mengabarkan tidak lagi menerbitkan CNH₮ baru. Pemegang CNH₮ masih diberikan kesempatan untuk menembus token mereka hingga tenggat akhir tahun depan, dan perusahaan menganjurkan pengguna melakukan penebusan secepat mungkin untuk menghindari kendala menjelang batas waktu.

CNH₮ diluncurkan sebagai sarana bagi pelaku pasar kripto untuk mendapatkan eksposur terhadap nilai yuan lepas pantai. Meski dinilai memiliki potensi, CNH₮ tidak pernah mencapai tingkat adopsi seperti USDT. Seiring waktu, aktivitas perdagangan dan pemakaian CNH₮ tetap terbatas, sehingga utilitasnya di pasar tidak berkembang sebagaimana yang diharapkan.

Tether menyebut stablecoin membutuhkan dukungan teknis dan pemeliharaan berkelanjutan. Ketika sebuah produk gagal membangun basis pengguna yang memadai, biaya operasional dan kompleksitas pemeliharaan menjadi semakin sulit dibenarkan.

Baca Juga: Intip Lima Fase Bottom Bear Market Versi Analis Berikut

Karena itu, perusahaan menegaskan bahwa mereka rutin mengevaluasi portofolio produk berdasarkan penggunaan nyata, dan CNH₮ tidak lagi memenuhi ambang yang diperlukan untuk masuk ke rencana jangka panjang.

Langkah ini juga mencerminkan dinamika pasar stablecoin yang semakin kompetitif. Tether menyatakan akan memfokuskan sumber daya pada pasar dengan adopsi lebih kuat dan prospek pertumbuhan yang lebih jelas. Dalam konteks tersebut, perusahaan menempatkan penguatan USDT dan infrastruktur inti sebagai prioritas, ketimbang mempertahankan produk dengan permintaan terbatas.

Sebagaimana diketahui, penutupan CNH₮ menegaskan pola yang makin terlihat di sektor stablecoin, yakni produk yang tidak berhasil membangun skala akhirnya akan dieliminasi, sementara pemimpin pasar seperti USDT terus memperkuat posisinya lewat likuiditas tinggi dan penggunaan yang luas di berbagai bursa serta jaringan pembayaran kripto.

Di sisi korporasi, Tether juga disebut pernah mengalami kebocoran data dalam beberapa tahun terakhir yang mengekspos informasi kontak pelanggan. Perusahaan mempertahankan kantor pusat di El Salvador dengan basis di Swiss, serta memperluas tenaga kerja hingga sekitar 300 karyawan dengan rencana menambah 150 staf lagi dalam 18 bulan, mayoritas di bidang teknik.

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.