Pasar aset kripto mungkin sedang menghadapi apa yang nampaknya seperti badai besar, tapi menurut Tom Lee dari Fundstrat, sektor ini masih jauh dari kata mati. DPasar aset kripto mungkin sedang menghadapi apa yang nampaknya seperti badai besar, tapi menurut Tom Lee dari Fundstrat, sektor ini masih jauh dari kata mati. D

Tom Lee: Aset Kripto Belum Kehabisan Tenaga di Tengah Masalah Mahkamah Agung dan Tarif

2026/02/23 18:05
durasi baca 3 menit

Pasar aset kripto mungkin sedang menghadapi apa yang nampaknya seperti badai besar, tapi menurut Tom Lee dari Fundstrat, sektor ini masih jauh dari kata mati.

Dalam wawancaranya di The Exchange milik CNBC pekan ini, Lee menggambarkan penurunan Bitcoin sebesar 50% baru-baru ini bukan sebagai kehancuran struktural, melainkan sebuah “crypto squall” atau badai singkat di dunia kripto yang lebih disebabkan oleh guncangan ekonomi makro, bukan kelemahan mendasar pada jaringan blockchain.

Tom Lee: Aset Kripto Menghadapi “Squall”, Bukan Musim Dingin, di Tengah Gejolak Tarif yang Mengguncang Pasar

Gejolak ini terjadi setelah putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan sebagian besar tarif darurat Presiden Trump. Putusan tersebut awalnya memicu reli kelegaan di pasar.

Sektor teknologi, perangkat lunak, dan aset kripto terkena dampak paling minim dari kebijakan tarif yang sebelumnya berlaku. Menurut Tom Lee, sektor-sektor ini bisa mendapatkan manfaat seiring ketidakpastian mulai menghilang.

Tapi, jeda itu hanya sebentar. Trump langsung merespons dengan menaikkan tarif alternatif berdasarkan Pasal 122 Undang-Undang Perdagangan, menaikkan bea masuk menjadi 15% dan memicu pergerakan risk-off di pasar.

Aset safe haven seperti emas dan perak melonjak: emas melampaui US$5.160 per ons, sementara perak mendekati US$88. Saham penambang logam mulia juga ikut reli. Sementara itu, Bitcoin turun di bawah US$65.000 dan pasar aset kripto secara keseluruhan kehilangan lebih dari US$100 miliar hanya dalam 24 jam.

Performa Harga Bitcoin, Emas, dan PerakPerforma Harga Bitcoin, Emas, dan Perak | Sumber: TradingView

Meski volatilitas terjadi, Lee berpendapat bahwa narasi “crypto winter” menyesatkan. Ia menunjuk pada pertumbuhan parabola aktivitas transaksi harian Ethereum, percepatan tokenisasi, dan integrasi dengan Wall Street sebagai bukti bahwa pasar justru berkembang.

Drawdown 50% Bitcoin Adalah “Squall,” Bukan Crash, Kata Tom Lee

Lee menekankan bahwa penurunan sebelumnya, di mana Bitcoin turun sekitar 50% sebanyak tujuh kali sepanjang sejarah, kadang mendahului bear market yang dalam. Namun, situasi kali ini berbeda:

  • Prosesnya terjadi lebih lambat
  • Secara psikologis terasa lebih berat karena penurunan berlangsung lambat, bukan kejatuhan euforia secara tiba-tiba.

Kebijakan moneter juga bisa semakin memengaruhi pergerakan aset kripto. Jika tarif baru menurunkan laju inflasi utama dan pasar tenaga kerja melemah, The Fed bisa lebih leluasa untuk memangkas suku bunga, menciptakan iklim yang lebih baik untuk aset berisiko, termasuk mata uang digital.

Lee menyarankan bahwa kombinasi perkembangan makro dan tren adopsi fundamental ini memberi peluang bagi ketahanan aset kripto meski volatilitas di permukaan tetap tinggi.

Meskipun emas, perak, dan saham tradisional mungkin mendapat aliran risk-off dalam jangka pendek, infrastruktur dasar aset kripto, minat institusi yang terus meningkat, dan aktivitas jaringan bisa menjadi penopang harga.

Seiring pasar mencerna putusan Mahkamah Agung dan juga kenaikan tarif baru, beberapa bulan ke depan akan menguji apakah aset kripto mampu stabil sementara aset tradisional menyerap guncangan.

Pandangan Lee mengindikasikan bahwa aturan lama bear market aset kripto sudah tak sepenuhnya relevan, dan peluang justru mungkin hadir di tengah “badai” ini.

Peluang Pasar
Logo Love Earn Enjoy
Harga Love Earn Enjoy(LEE)
$1.02
$1.02$1.02
0.00%
USD
Grafik Harga Live Love Earn Enjoy (LEE)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.