Poin-Poin Penting Korea Selatan berencana mewajibkan influencer untuk mengungkapkan kepemilikan pribadi dan kompensasi saat mempromosikan saham atau kripto. Penalti […] The post SouthPoin-Poin Penting Korea Selatan berencana mewajibkan influencer untuk mengungkapkan kepemilikan pribadi dan kompensasi saat mempromosikan saham atau kripto. Penalti […] The post South

Korea Selatan Bergerak Memaksa Influencer Kripto dan Saham untuk Mengungkapkan Kepemilikan

2026/02/25 23:05
durasi baca 3 menit

Poin-Poin Penting

  • Korea Selatan berencana mewajibkan influencer untuk mengungkapkan kepemilikan pribadi dan kompensasi saat mempromosikan saham atau kripto.
  • Hukuman termasuk hukuman penjara dan denda yang signifikan, dengan sanksi lebih berat untuk pelanggaran terkait kripto.
  • Langkah ini merupakan bagian dari dorongan yang lebih luas pada tahun 2026 yang mencakup pengawasan AI terhadap aktivitas perdagangan dan pengawasan aset digital yang lebih kuat. 

Proposal yang diperkenalkan oleh anggota parlemen Partai Demokrat Kim Seung-won ini mencerminkan kekhawatiran yang semakin meningkat bahwa yang disebut "finfluencer" dapat menggerakkan pasar tanpa transparansi tentang posisi mereka sendiri. Para anggota parlemen berpendapat bahwa kepemilikan yang tidak diungkapkan dan promosi berbayar menciptakan konflik kepentingan yang jelas, membuat investor ritel rentan terhadap komentar yang menyesatkan dan hype yang terkoordinasi.

Berdasarkan amandemen rancangan tersebut, individu yang secara teratur memberikan saran investasi atau menerima kompensasi untuk mempromosikan produk keuangan akan dikenakan kewajiban pelaporan yang ketat. Perubahan tersebut akan diterapkan melalui revisi Undang-Undang Pasar Modal dan Bisnis Investasi Keuangan serta Undang-Undang Perlindungan Pengguna Aset Virtual.

Pengungkapan wajib akan mencakup jenis dan ukuran aset yang dimiliki oleh influencer, bersama dengan pembayaran atau manfaat apa pun yang terkait dengan rekomendasi mereka. Aturan ini akan berlaku secara luas di seluruh platform media sosial, saluran online, siaran, dan publikasi massa lainnya.

Hukuman Penjara dan Denda Berat untuk Pelanggaran

Hukuman yang diusulkan mencerminkan yang diterapkan pada pelanggaran pasar modal serius seperti manipulasi harga dan front-running.

Kegagalan untuk mengungkapkan kepemilikan saham dapat mengakibatkan hukuman penjara hingga satu tahun atau denda hingga 30 juta won. Pelanggaran yang melibatkan cryptocurrency akan membawa konsekuensi yang lebih berat. Mengingat volatilitas yang lebih tinggi dan risiko manipulasi di pasar aset digital, pelanggar dapat menghadapi hukuman penjara lebih dari satu tahun atau denda yang setara dengan tiga hingga lima kali jumlah keuntungan tidak adil atau kerugian yang dihindari.

Perlakuan yang lebih ketat terhadap pelanggaran terkait kripto menyoroti kekhawatiran regulator tentang perubahan harga yang cepat yang dipicu oleh promosi online.

BACA SELENGKAPNYA:

Aset Dunia Nyata Menjadi Digital Saat Institusi Meningkatkan Dana Blockchain

Bagian dari Dorongan Regulasi 2026 yang Lebih Luas

Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi Korea Selatan yang lebih luas pada tahun 2026 untuk memperketat pengawasan aset digital dan komentar keuangan online.

Layanan Pengawasan Keuangan (FSS) meluncurkan sistem pemantauan berbasis AI yang dirancang untuk mendeteksi pola perdagangan yang mencurigakan dan kampanye misinformasi terkoordinasi di media sosial secara real time. Otoritas mengatakan alat-alat ini akan membantu mengidentifikasi skema pump-and-dump sebelum investor ritel mengalami kerugian besar.

Dorongan legislatif ini mengikuti beberapa gangguan pasar yang menonjol, termasuk kesalahan operasional besar di bursa Bithumb awal tahun ini, yang memicu kembali perdebatan tentang stabilitas pasar dan praktik promosi di sektor kripto.

Aturan influencer baru ini juga akan dibangun atas langkah-langkah transparansi sebelumnya yang diperkenalkan pada tahun 2024, ketika pejabat publik senior dan anggota parlemen diwajibkan untuk mengungkapkan kepemilikan cryptocurrency mereka tanpa memandang ukuran.

Secara keseluruhan, reformasi ini menandakan pergeseran yang jelas menuju akuntabilitas yang lebih ketat dalam lanskap investasi online Korea Selatan, terutama karena aset digital terus menarik basis peserta ritel yang semakin berkembang.


Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan pendidikan dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau perdagangan. Coindoo.com tidak mendukung atau merekomendasikan strategi investasi atau cryptocurrency tertentu. Selalu lakukan riset Anda sendiri dan konsultasikan dengan penasihat keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apa pun.

Postingan Korea Selatan Bergerak untuk Memaksa Influencer Kripto dan Saham Mengungkapkan Kepemilikan muncul pertama kali di Coindoo.

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.