Zhou Xiaochuan, mantan kepala bank sentral China, telah mengeluarkan penilaian yang menyegarkan tentang stablecoin dan jaringan pembayaran digital, memperingatkan bahwa pertumbuhan pesat mereka mungkin membawa kerentanan baru daripada solusi.
Dalam artikel panjang, Zhou berpendapat bahwa dorongan untuk mendesentralisasi setiap sudut keuangan telah dilebih-lebihkan. Menurutnya, sistem berbasis akun tradisional tetap efisien dan aman, sementara banyak model stablecoin masih kekurangan disiplin regulasi untuk menangani adopsi skala besar.
Kekhawatiran Tentang Stabilitas Pasar
Zhou menekankan bahwa penerbit stablecoin sering bertindak dengan mentalitas bank sentral "mencetak uang," menerbitkan token untuk mencari adopsi yang lebih luas tanpa pemahaman yang sama tentang kebijakan moneter. Penerbitan yang tidak terkendali ini, dikombinasikan dengan leverage tinggi di pasar, dapat menciptakan efek pengganda selama masa tekanan, yang mengarah pada guncangan likuiditas.
Dia juga memperingatkan bahwa manipulasi harga tetap meluas di pasar kripto di mana stablecoin banyak digunakan, membuat investor yang tidak berpengalaman terpapar secara khusus. Dengan stablecoin yang kini terkait dengan perdagangan aset dunia nyata (RWA), Zhou memperingatkan bahwa kesenjangan transparansi dapat menarik investor muda yang tidak terlindungi.
Penggunaan Lemah dan Tantangan Regulasi
Di luar spekulasi, Zhou mempertanyakan apakah banyak stablecoin bahkan memenuhi permintaan ekonomi nyata. Dia menyarankan bahwa tanpa kasus penggunaan yang kuat, token berisiko menjadi berlebihan meskipun memiliki lisensi regulasi. Dia lebih lanjut mengingatkan bahwa sistem pembayaran konvensional saat ini sudah menawarkan biaya yang sangat rendah, sehingga sulit bagi stablecoin untuk bersaing setelah persyaratan kepatuhan seperti KYC dan AML diterapkan.
Pengawasan yang Tidak Memadai
Sementara langkah-langkah seperti GENIUS Act AS dan kerangka stablecoin Hong Kong berusaha memperketat pengawasan, Zhou percaya aturan saat ini masih kurang. Masalah kritis seperti manajemen cadangan — siapa yang memegang aset dan di mana — tetap belum terselesaikan, meninggalkan risiko sistemik dalam hal krisis.
Gambaran Lebih Besar
Intervensi Zhou menyoroti kesenjangan yang semakin besar antara janji stablecoin sebagai alat pembayaran global dan realitas kelemahan struktural mereka. Peringatannya menggaungkan kekhawatiran yang lebih luas di antara regulator di seluruh dunia: tanpa pagar pembatas yang lebih kuat, stablecoin dapat bergeser dari dipasarkan sebagai dolar digital yang aman menjadi titik api ketidakstabilan.
Informasi yang disediakan dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak merupakan saran keuangan, investasi, atau perdagangan. Coindoo.com tidak mendukung atau merekomendasikan strategi investasi atau cryptocurrency tertentu. Selalu lakukan penelitian Anda sendiri dan konsultasikan dengan penasihat keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Related stories
Next article
Source: https://coindoo.com/former-chinese-central-bank-governor-sounds-alarm-on-stablecoins/



