Harga XRP masih kesulitan untuk melakukan pemulihan secara signifikan dalam beberapa pekan terakhir, namun altcoin ini tetap bertahan di level support krusial. XRP berhasil menghindari breakdown lebih dalam walaupun berulang kali diuji di zona harga rendah. Ketahanan ini mengindikasikan adanya akumulasi di balik layar.
Awalnya, sentimen investor cenderung berhati-hati. Tapi, mulai dari pasar spot hingga derivatif, trader nampaknya sudah bersiap untuk kemungkinan rebound.
Net Unrealized Profit and Loss, atau NUPL, menunjukkan bahwa XRP sedang berada di fase capitulation namun belum terlalu dalam. Saat ini, metrik tersebut berada dekat garis nol. Kondisi ini menandakan kerugian holder semakin berkurang, hampir netral dan belum masuk ke fase realisasi rugi ekstrem.
Secara historis, XRP pernah berada di zona capitulation dalam waktu lama, bahkan bisa berlangsung sampai satu bulan. Fase seperti ini biasanya mendahului rebound ketika tekanan jual mulai habis. Kali ini, fase tersebut sudah mendekati satu bulan, sehingga ada kemungkinan titik pembalikan tren semakin dekat.
Mean Coin Age, atau MCA, memberikan gambaran tambahan soal perilaku holder. Menjelang kemungkinan rebound, holder XRP jangka panjang nampak lebih memilih untuk mengakumulasi daripada mendistribusikan. Nilai MCA yang terus naik biasanya menandakan koin-koin tersebut tetap disimpan di wallet alih-alih dihabiskan atau dijual.
Selain penurunan kecil, holder XRP jangka panjang tetap mempertahankan sikap positif. Akumulasi yang berlanjut membuat tekanan pasokan berkurang di pasar. Keyakinan kuat dari para investor ini sering menjadi pendukung harga XRP untuk proses pemulihan dalam jangka panjang.
Data pasar derivatif juga mencerminkan perkembangan di perdagangan spot. Funding rate XRP berubah signifikan dalam tiga minggu terakhir. Sebelumnya yang sempat sangat negatif kini sudah mulai masuk ke wilayah positif meski masih tipis.
Funding rate positif menandakan posisi long lebih dominan dibanding short. Dinamika ini menunjukkan percaya diri trader yang semakin baik. Eksposur long yang meningkat lewat leverage biasanya bisa mendorong harga naik ketika permintaan semakin kuat.
Pada waktu publikasi, XRP diperdagangkan di kisaran US$1,43 dan masih berada dekat level 38,2% retracement Fibonacci. Sementara itu, area retracement 23,6%—yang sering dianggap sebagai support lantai bear market—masih bertahan kuat. Pergerakan di atas level ini semakin memperkuat kestabilan struktur harga XRP.
Jika tetap bertahan di atas support bear market, sentimen bearish jangka pendek bisa jadi terbatas. Apabila sentimen optimistis terus bertahan, XRP berpeluang menantang resistance di US$1,53. Breakout yang berhasil akan mendorong harga menuju US$1,62. Bila level Fibonacci 61,8% berubah menjadi support, fase pemulihan harga XRP pun semakin terkonfirmasi.
Di sisi lain, jika kondisi ekonomi makro memburuk, kenaikan harga bisa tertunda lebih lama. Bila gagal menembus US$1,53, XRP bisa saja berkonsolidasi lebih lama. Pola pergerakan sideways yang berlarut-larut dapat menginjak brake pada skenario bullish jangka pendek. Tanpa dorongan permintaan baru, XRP mungkin akan tetap lesu hingga momentum pasar aset kripto secara umum membaik.
Bagaimana pendapat Anda tentang potensi XRP mencapai target US$1,62 dalam waktu dekat? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!


