Menurut data terbaru dari platform analisis cryptocurrency Santiment, pasar mengalami kebangkitan signifikan setelah berbulan-bulan stagnan.
Sementara Bitcoin menantang level $70.000, altcoin menarik perhatian dengan kenaikan melebihi 20%.
Pasar cryptocurrency mengalami salah satu lonjakan 24 jam terkuat di tahun 2026. Analis Santiment Brian Quinlivan, dalam penilaiannya di podcast Thinking Crypto, menggambarkan kenaikan ini sebagai "relief rally" secara teknis maupun psikologis.
Namun, setelah kenaikan tersebut, harga BTC turun kembali ke sekitar $67.500.
Menurut analisis, lonjakan pasar ini terjadi pada saat investor "sangat ketakutan" dan kehilangan harapan terhadap crypto. Brian mencatat bahwa pasar umumnya bergerak berlawanan arah dengan mentalitas kawanan, dan kenaikan ini tidak mengejutkan mengingat media dan media sosial dipenuhi dengan berita negatif.
Para ahli memperingatkan bahwa jika Bitcoin menembus rentang $71.000-$73.000, pasar bisa tersapu oleh gelombang FOMO (fear of missing out).
Berita Terkait: BREAKING: Kemajuan dalam Negosiasi Antara AS dan Iran - Inilah Situasi Terkini dan Informasi Orang Dalam
Metrik MVRV, yang menunjukkan rasio nilai pasar terhadap nilai terealisasi, mengindikasikan bahwa meskipun ada kenaikan, pasar masih belum berada di wilayah "berisiko". MVRV 30 hari Bitcoin masih berada di wilayah negatif (-2,5%). Ini menunjukkan bahwa meskipun ada kenaikan baru-baru ini, investor rata-rata masih dalam kerugian, dan menurut analis, masih ada ruang untuk kenaikan lebih lanjut di pasar.
Menurut Santiment, Ethereum, dengan rasio MVRV -6%, tertinggal di belakang altcoin lainnya dan bisa meluncurkan serangan "mengejar ketertinggalan".
Meskipun ada kenaikan, bagian data yang paling mencolok yang hilang adalah aktivitas "whale". Menurut data Santiment, pemegang wallet besar yang memegang antara 10.000 dan 10.000 BTC telah menjual sekitar 101.000 BTC sejak pertengahan Januari. Analis mencatat bahwa agar rally ini berubah menjadi tren bull yang berkelanjutan dan bertahan lama, whale perlu mulai membeli lagi.
Menurut analis, meskipun XRP tetap menarik bagi investor jangka panjang, indikator jangka pendek menunjukkan periode yang tidak pasti dengan MVRV 30 hari (Most Effective Trading Volume) mendekati nol. Meskipun ada peningkatan 16% pada Solana, volume media sosial dan tingkat FOMO (Fear of Missing Out) jauh lebih rendah dibandingkan dengan rally sebelumnya. Uniswap melonjak 24% menyusul berita bahwa BlackRock akan berinvestasi dalam token Uniswap dan memindahkan dana pasar uangnya ke Uniswap DEX, tetapi audiens mainstream tampaknya belum sepenuhnya memperhitungkan berita ini.
*Ini bukan saran investasi.
Lanjutkan Membaca: Hati-hati: Analis Ahli Mengungkapkan Level di Mana FOMO Akan Dimulai dalam Bitcoin – Bagaimana Situasi dengan Ethereum, XRP, dan Solana?


