CryptoQuant menyebut cadangan stablecoin di Binance turun 18,6% sejak November dan kini berada di level yang terakhir terlihat pada Oktober. Tim Research TokocrCryptoQuant menyebut cadangan stablecoin di Binance turun 18,6% sejak November dan kini berada di level yang terakhir terlihat pada Oktober. Tim Research Tokocr

Likuiditas Kripto Lemah? Cadangan Stablecoin Bursa Kripto Anjlok 19%

2026/02/28 17:04
durasi baca 3 menit

CryptoQuant menyebut cadangan stablecoin di Binance turun 18,6% sejak November dan kini berada di level yang terakhir terlihat pada Oktober. Menurut analis CryptoQuant Darkfost, cadangan stablecoin di bursa biasanya bergerak mengikuti permintaan investor, sehingga arus stablecoin dapat menjadi proksi untuk membaca dinamika likuiditas di pasar kripto.

Walau cadangan menurun, Binance disebut masih memegang sekitar 64% dari total cadangan stablecoin di seluruh bursa. Namun, karena skala Binance yang besar, perubahan perilaku di platform ini dinilai menjadi sinyal yang penting untuk dipantau. Darkfost menilai pasar membutuhkan arus masuk stablecoin yang kembali menguat agar tren likuiditas saat ini bisa berbalik dan kondisi pasar lebih stabil.

Apa Arti Penurunan Cadangan Stablecoin di Bursa

Baca juga: Cadangan Bitcoin Binance Tembus Level Tertinggi Sejak 2024

Dilaporkan Cointelegraph, kontraksi cadangan stablecoin di bursa umumnya diartikan sebagai penarikan likuiditas dari pasar kripto, misalnya ketika investor menukar stablecoin kembali ke fiat alih-alih menyimpannya di bursa untuk re-entry. Darkfost menambahkan, salah satu tekanan utama yang membebani pasar saat ini adalah minimnya likuiditas baru yang masuk, dan dari perspektif lintas pasar, kondisi dinilai tidak mudah membaik dalam waktu dekat.

Data DeFiLlama menunjukkan kapitalisasi pasar stablecoin global cenderung mendatar di kisaran sedikit di atas US$300 miliar sejak Oktober. Setelah dua tahun bertumbuh kuat—dengan sirkulasi stablecoin naik sekitar 150%—pasar kini masuk fase datar. Periode penurunan besar terakhir disebut terjadi pada pertengahan 2022 pasca runtuhnya Terra/Luna, dan pemulihannya baru terlihat kembali pada November 2023, sekitar 18 bulan kemudian.

Faktor Suku Bunga AS Masih Menahan Likuiditas

Likuiditas juga dipengaruhi oleh suku bunga AS. Dalam laporan tersebut, Federal Reserve Governor Christopher Waller disebut membuka kemungkinan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Maret jika data tenaga kerja Februari menunjukkan kondisi yang “lebih solid”.

Sementara itu, pasar futures CME memproyeksikan probabilitas 95,5% suku bunga tetap tidak berubah pada Maret, yang dinilai menambah hambatan bagi pemulihan likuiditas pasar kripto.

kalau kamu mau, aku bisa bikinkan 5–7 opsi judul alternatif yang lebih “tajam” dengan gaya media yang kamu pakai (misal lebih dramatis, lebih data-driven, atau lebih netral).

Menurut Tim Research Tokocrypto, penurunan cadangan stablecoin sebesar 0 miliar di Binance adalah indikator makro on-chain yang mengkhawatirkan bagi kelanjutan reli pasar.

“Binance menguasai 64% total cadangan stablecoin global, sehingga pergeseran perilaku investor di sana menjadi sinyal ‘early warning’ akan adanya krisis likuiditas. Selama arus masuk (inflow) stablecoin baru belum terlihat, volatilitas harga aset kripto cenderung tetap tinggi dengan risiko penurunan lanjutan,” jelasnya.

Baca Juga: Pasokan Ethereum di Binance Langka, Sinyal Harga Bakal Meroket?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

The post Likuiditas Kripto Lemah? Cadangan Stablecoin Bursa Kripto Anjlok 19% appeared first on Tokocrypto News.

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.