Pound turun 1% saat imbal hasil Gilt Inggris mencapai level tertinggi 1998
Pound Sterling (GBP) anjlok 1% pada hari Selasa karena Gilt 30 tahun Inggris naik ke 5,697%, level tertingginya sejak Mei 1998, akibat kekhawatiran fiskal terkait Anggaran Musim Gugur. Sementara itu, data ekonomi AS bervariasi, setelah rilis laporan Indeks Manajer Pembelian (PMI) dari S&P Global dan ISM. GBP/USD diperdagangkan di 1,3399 setelah mencapai level tertinggi 1,3549. Baca Selengkapnya...
Pound Sterling anjlok karena lonjakan imbal hasil gilt Inggris memicu kekhawatiran fiskal
Pound Sterling (GBP) berkinerja buruk dibandingkan mata uang utama lainnya dalam minggu kalender ekonomi Inggris Raya (UK) yang sepi. Mata uang Inggris telah anjlok karena lonjakan imbal hasil gilt jangka panjang Inggris telah menimbulkan kekhawatiran fiskal. Imbal hasil gilt 30 tahun Inggris melonjak mendekati 5,68%, level tertinggi yang terlihat sejak 1998. Baca Selengkapnya...
GBP/USD turun mendekati 1,3500 di tengah ketidakpastian prospek kebijakan Fed
GBP/USD mengalami koreksi dari kenaikan terbaru pada sesi sebelumnya, diperdagangkan sekitar 1,3520 selama jam perdagangan Asia pada hari Selasa. Pasangan ini terdepresiasi karena Dolar AS (USD) menguat, didorong oleh tekanan inflasi yang persisten di Amerika Serikat (AS), yang meningkatkan ketidakpastian atas potensi pemotongan suku bunga Federal Reserve (Fed). Para pedagang kemungkinan akan mengamati Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur ISM Agustus nanti hari ini. Baca Selengkapnya...
Sumber: https://www.fxstreet.com/news/pound-sterling-price-news-and-forecast-gbp-usd-sinks-1-as-uk-gilt-yields-hit-1998-highs-202509021716



