Pendiri NoOnes, Ray Youssef, sedang diselidiki oleh Departemen Kehakiman AS (DOJ). Investigasi ini berfokus pada dugaan bahwa marketplace aset kripto peer-to-pePendiri NoOnes, Ray Youssef, sedang diselidiki oleh Departemen Kehakiman AS (DOJ). Investigasi ini berfokus pada dugaan bahwa marketplace aset kripto peer-to-pe

DOJ Menuntut Founder Paxful Beberapa Hari Setelah Perusahaan Mengaku Bersalah atas Tuduhan Pencucian Uang

2026/03/03 02:43
durasi baca 3 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Pendiri NoOnes, Ray Youssef, sedang diselidiki oleh Departemen Kehakiman AS (DOJ). Investigasi ini berfokus pada dugaan bahwa marketplace aset kripto peer-to-peer milik Youssef, Paxful, beroperasi tanpa izin yang sesuai dan tidak menerapkan kontrol anti-pencucian uang (AML) yang efektif sebelum platform tersebut ditutup pada 2025.

Jaksa juga menuduh Paxful memfasilitasi transaksi yang terkait dengan aktivitas ilegal, seperti pembayaran yang terhubung ke platform iklan seks komersial. Youssef membantah tuduhan ini, serta menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan kelanjutan dari perang terhadap aset kripto.

Jaksa Soroti Kesenjangan Kepatuhan Selama Bertahun-tahun

Jaksa federal mendakwa Youssef di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Timur California. Dakwaan ini menyoroti perannya sebagai co-founder dan mantan CEO Paxful.

Berdasarkan dokumen pengadilan yang diperoleh BeInCrypto, jaksa menuduh Paxful tidak memiliki prosedur Know Your Customer yang memadai serta kontrol kepatuhan internal yang berarti. Otoritas juga menyatakan platform tersebut tidak melaporkan Laporan Aktivitas Mencurigakan (Suspicious Activity Reports) secara tepat waktu seperti yang diwajibkan oleh hukum federal.

Pihak berwenang juga mengklaim Paxful memfasilitasi transaksi yang terkait dengan bisnis online ilegal, termasuk platform iklan seks komersial.

Dakwaan itu mengutip beberapa transfer Bitcoin berwaktu tertentu, yang menurut jaksa, dikirim dari wallet Paxful ke alamat yang terhubung dengan Backpage, yaitu platform daring yang dituduh memfasilitasi iklan seks komersial ilegal.

Youssef secara tegas menolak tuduhan tersebut dalam serangkaian postingan di media sosial.

Youssef Secara Terbuka Menolak Tuduhan Kriminal

Dalam sebuah video yang dia unggah di akun X miliknya, Youssef menyampaikan bahwa dirinya berada di Meksiko saat otoritas mendeportasinya ke Los Angeles atas perintah DOJ. Setelah itu, ia ditangkap dan dikirim ke penjara di Santa Ana sebelum hakim memerintahkan pembebasan bersyarat setelah sidang dakwaan. Selama kasus ini belum selesai, Youssef tidak boleh meninggalkan wilayah Amerika Serikat.

Youssef menyebut tuduhan ini “palsu” dan menyatakan kasus ini sebagian besar hanya didasarkan pada transaksi Bitcoin senilai sekitar US$240.

Berdasarkan dakwaan, Paxful memasang tombol “Pay with Paxful” langsung di Backpage, sehingga pengguna bisa membeli Bitcoin lewat Paxful dan menggunakannya untuk membayar iklan di situs tersebut.

Dokumen tersebut juga menyebutkan bahwa agen federal yang menyamar membuka akun Paxful dan berhasil menyelesaikan transaksi tersebut, yang dijadikan jaksa sebagai bukti bahwa sistem pembayaran itu memang memfasilitasi aktivitas terkait.

Bagi Youssef, situasi ini semakin menguatkan keyakinannya bahwa perang terhadap aset kripto tidak pernah benar-benar berakhir, hanya menjadi lebih selektif.

Kejadian terbaru ini terjadi di saat sulit untuk peran Youssef di berbagai proyek aset kripto.

Paxful Akan Bayar Denda Jutaan Dolar

Pekan lalu, NoOnes mengumumkan di media sosial bahwa Youssef sudah tidak lagi menjabat sebagai CEO perusahaan. Mereka juga menegaskan bahwa masalah hukum yang tengah dihadapi Youssef “bersifat pribadi dan tidak terkait dengan” keputusan perusahaan.

Empat hari sebelum DOJ mendakwa Youssef, Paxful mengaku bersalah atas tiga dakwaan pidana federal yang berhubungan dengan Backpage.

Berdasarkan dokumen pengadilan, Paxful mengakui telah berkonspirasi untuk mempromosikan prostitusi ilegal melalui perdagangan antarnegara bagian, menjalankan bisnis transfer uang tanpa izin, dan gagal menerapkan kontrol anti-AML yang sesuai.

Pada Juli 2024, co-founder Paxful Artur Schaback mengaku bersalah atas konspirasi karena gagal menjalankan program AML yang efektif terkait skema yang sama.

Meskipun panduan federal menyarankan hukuman lebih tinggi, Paxful akan membayar denda sebesar US$4.000.000 sesuai dengan kondisi keuangannya. Perusahaan dijadwalkan menerima vonis pada Februari 2026.

Peluang Pasar
Logo INI
Harga INI(INI)
$0.10712
$0.10712$0.10712
-0.46%
USD
Grafik Harga Live INI (INI)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.