Dunia kripto Jepang kembali menjadi berita utama. Postingan terbaru menyebutkan bahwa negara tersebut mungkin akan segera menggunakan XRP untuk pembayaran. Hal ini memicu kegembiraan tentang potensi adopsi skala besar oleh institusi. Meskipun minat terhadap XRP di Jepang terus meningkat, saat ini belum ada mandat nasional resmi. Klaim tersebut didasarkan pada perkembangan fintech yang sedang berlangsung dan pembaruan regulasi, namun masih bersifat spekulatif.
Jepang selalu menjadi salah satu negara yang paling ramah terhadap kripto. XRP memiliki peran yang terlihat dalam ekosistem fintech-nya. Mitra utama adalah SBI Remit, yang telah menggunakan sistem On-Demand Liquidity dari Ripple sejak 2021. Sistem ini memungkinkan transfer internasional yang lebih cepat, terutama di seluruh Asia. Bisnis menggunakan XRP sebagai aset jembatan untuk menyelesaikan pembayaran dengan cepat dan murah. Namun, ini tidak berarti Jepang sebagai negara secara resmi mengadopsi XRP untuk transaksi nasional.
Faktor lain yang mendorong spekulasi adalah regulasi kripto di Jepang. Pada awal 2026, laporan menyebutkan bahwa regulator mungkin mengklasifikasikan aset digital tertentu, termasuk XRP, sebagai produk keuangan pada kuartal kedua. Ini akan memberikan aturan yang lebih jelas bagi bisnis untuk beroperasi secara legal. Bahkan dengan klasifikasi tersebut, bukan berarti pemerintah berencana menggunakan XRP untuk pembayaran nasional. Sebaliknya, ini akan lebih mendukung adopsi korporat dan eksperimen fintech.
Bersamaan dengan cerita Jepang, RealFi mempromosikan REAL Token-nya sebagai pengubah permainan potensial. Proyek ini mengklaim pasar real estat global senilai $654 triliun dapat berpindah ke infrastruktur blockchain. Mereka mengatakan bahwa jika hanya 1% dari pasar ini mengalir ke XRP Ledger, harga REAL Token bisa melonjak dari $0,023 menjadi lebih dari $64.000. Para ahli kripto telah memperingatkan bahwa proyeksi ini sangat spekulatif. Angka-angka tersebut bergantung pada asumsi tentang adopsi, skalabilitas, dan regulasi yang belum terbukti.
Meskipun ada ketidakpastian, XRP terus berkembang di Jepang melalui kemitraan dan platform fintech. Solusi korporat seperti SBI Remit menunjukkan potensi nyata XRP untuk pembayaran yang cepat dan murah. Meskipun Jepang mungkin tidak memiliki mandat XRP resmi, ekosistem kripto negara tersebut sedang bereksperimen dengan jalur pembayaran blockchain. Ini menciptakan peluang untuk inovasi dan adopsi lebih lanjut dari aset digital.
Jika tren ini berlanjut, Jepang dapat memainkan peran kunci dalam membentuk bagaimana XRP dan mata uang digital lainnya digunakan untuk pembayaran di wilayah tersebut dan sekitarnya. Adopsi korporat yang stabil dan regulasi yang lebih jelas pada akhirnya dapat mewujudkan hal ini.
Postingan Rumor Pembayaran XRP Jepang Memicu Spekulasi Pasar Besar-Besaran muncul pertama kali di Coinfomania.


